Konten dari Pengguna

Kenapa Rumah di Indonesia Sering Menggunakan Pagar? Ini Penjelasan dan Fungsinya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa Rumah di Indonesia Sering Menggunakan Pagar,Foto:Unsplash/Aubrey Odom
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa Rumah di Indonesia Sering Menggunakan Pagar,Foto:Unsplash/Aubrey Odom

Kenapa rumah di Indonesia sering menggunakan pagar? Coba perhatikan rumah-rumah di sekitar tempat tinggal. Hampir selalu ada pembatas di bagian depan, baik berupa pagar besi, tembok, kayu, maupun kombinasi berbagai bahan.

Bentuknya pun bermacam-macam, ada yang sederhana dan terbuka, tetapi ada juga yang cukup tinggi dan tertutup. Pagar ternyata bukan sekadar bagian dari tampilan rumah, tetapi juga punya beberapa kegunaan yang membuatnya masih banyak dipilih sampai sekarang.

Kenapa Rumah di Indonesia Sering Menggunakan Pagar Sebagai Tampilan Pendukung?

Ilustrasi Kenapa Rumah di Indonesia Sering Menggunakan Pagar,Foto:Unsplash/Nazrin Babashova

Kenapa rumah di Indonesia sering menggunakan pagar? Berikut adalah fungsi rumah menggunakan pagar yang dikutip dari situs desagiritirto.gunungkidulkab.go.id.

1. Pagar Sebagai Pembatas

Salah satu fungsi paling dasar dari pagar adalah memberikan batas yang jelas antara satu rumah dengan rumah lainnya. Dengan adanya pagar, pemilik rumah bisa lebih mudah menunjukkan area yang menjadi bagian dari lahannya.

Hal ini cukup penting, terutama pada rumah yang berdiri berdampingan atau berada di lingkungan dengan jarak antar rumah yang tidak terlalu jauh.

Batas tersebut juga membantu mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahpahaman mengenai luas atau penggunaan lahan.

2. Membantu Menjaga Keamanan Rumah

Pagar juga sering dipasang karena alasan keamanan, keberadaannya dapat menjadi lapisan penghalang tambahan sebelum seseorang bisa mencapai bagian dalam rumah.

Pagar tidak menjamin rumah sepenuhnya aman dari pencurian, adanya pembatas bisa membuat akses menuju halaman menjadi lebih terbatas. Pemilik rumah pun dapat mengatur siapa saja yang bisa masuk ke area pekarangan.

3. Melindungi dari Hewan yang Berkeliaran

Bagi rumah yang memiliki halaman, pagar juga berguna untuk mencegah hewan dari luar masuk sembarangan.

Misalnya, di lingkungan yang masih banyak terdapat hewan peliharaan atau ternak yang berkeliaran, pagar dapat membantu menjaga tanaman dan halaman rumah.

Sayuran, bunga, atau tanaman lain yang ditanam di pekarangan tidak mudah rusak karena terinjak atau dimakan hewan.

4. Membuat Tampilan Rumah Lebih Menarik

Pagar juga punya fungsi estetika, model pagar yang sesuai dengan bentuk rumah bisa membuat tampilan bagian depan terlihat lebih rapi dan menarik.

Banyak orang tidak hanya mempertimbangkan kekuatan pagar, tetapi juga desain, warna, bahan, dan ukurannya. Pagar yang sederhana sekalipun dapat membuat rumah terlihat lebih tertata.

Itulah alasan kenapa rumah di Indonesia sering menggunakan pagar dengan fungsi yang cukup beragam, mulai dari memberikan batas, membantu menjaga keamanan, melindungi halaman, hingga menunjang penampilan rumah.

Tak heran jika pagar masih menjadi bagian yang cukup umum ditemukan pada hunian, baik di perkotaan maupun di lingkungan permukiman lainnya.

Baca juga: Rumah Tradisional Suatu Daerah Disebut Apa? Ini Istilah dan Contohnya