Kenapa Semut Bisa Menemukan Makanan? Inilah Keahlian Hewan Ini
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Semut yang berada di sekitar tempat tinggal manusia sering menemukan makanan. Beberapa menit kemudian tiba-tiba banyak semut yang berdatangan ke tempat yang sama. Kenapa semut bisa menemukan makanan?
Kemampuan semut dalam menemukan makanan adalah bagian dari keahlian hewan ini. Semut memiliki sistem penciuman dan komunikasi kimia yang canggih.
Sistem tersebut yang membantu semut menemukan sumber makanan dan memberi informasi ke semut lain tentang lokasinya.
Kenapa Semut Bisa Menemukan Makanan dan Mengerubunginya?
Mengutip halaman www.mcb.harvard.edu, penjelasan berikut ini dapat menjawab kenapa semut bisa menemukan makanan.
Dalam mencari makanan, semut tidak mengandalkan penglihatannya saja. Semut menggunakan sepasang antenanya yang dipenuhi dengan reseptor kimia untuk mendeteksi berbagai macam bau.
Informasi bau makanan sangat penting bagi semut untuk mencari makanan, berkomunikasi, dan menentukan arah. Antena semut kiri dan kanan juga dapat digunakan untuk fungsi berbeda, yaitu membantu semut mengikuti jejak bau.
Hal menariknya, semut memiliki sekitar 400 gen reseptor bau. Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan lalat buah yang memiliki sekitar 60 saja.
Pada saat seekor semut menemukan sumber makanan yang menarik, pada banyak spesies semut dapat kembali menuju sarang sambil meninggalkan feromon, yaitu zat kimia yang berfungsi sebagai sinyal.
Semut lain kemudian mendeteksi feromon menggunakan antenanya dan mengikuti jalur menuju makanan. Semut dapat menghasilkan feromon yang membentuk jejak aroma. Sehingga semut lain dapat menemukan sumber makanan tersebut.
Jadi, jalur yang terlihat seperti “barisan semut” sebenarnya adalah jalan yang ditandai dengan pesan kimia.
Menariknya lagi, semakin banyak semut yang mengikuti suatu jalur menuju makanan, maka semakin banyak feromon yang dapat diperkuat di jalur tersebut.
Akibatnya, jalur itu akan menjadi semakin menarik bagi semut berikutnya. Sistem ini yang membuat koloni semut secara kolektif memilih jalur efisien menuju sumber makanan.
Hal menakjubkan dari keahlian hewan ini adalah semut tidak perlu mengetahui seluruh lokasi makanan di dunia. Semut hanya perlu menemukan satu sumber makanan dan meninggalkan informasi yang nantinya digunakan semut lainnya.
Kenapa semut bisa menemukan makanan? Karena semut mempunyai antena dengan reseptor kimia. Dengan cara ini, seluruh koloni semut seolah-olah memiliki otak bersama untuk mencari dan mengumpulkan makanan. (Win)
Baca juga: Apakah Semut Bisa Mengangkat Beban Lebih Berat dari Tubuhnya? Ini Faktanya