Kenapa Tekstur Biskuit Berubah Setelah Kemasan Dibuka? Begini Penjelasannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa tekstur biskuit berubah setelah kemasan dibuka? Pernah membuka bungkus biskuit dengan tekstur renyah, tetapi beberapa waktu kemudian rasanya sudah tidak sama.
Biskuit yang awalnya garing bisa berubah menjadi lebih lembek, kurang renyah, bahkan terasa agak alot. Perubahan seperti ini cukup sering terjadi, terutama jika biskuit dibiarkan terlalu lama setelah kemasannya dibuka.
Kenapa Tekstur Biskuit Berubah Setelah Kemasan Dibuka dan Jadi Melempem?
Kenapa tekstur biskuit berubah setelah kemasan dibuka? Dikutip dari Jurnal Pendugaan Umur Simpan Kue Bangkit dengan Metode Accelerated Shelf-Life Testing (ASLT) Model Arrhenius oleh Sabrina Eka,dkk (2025) kondisi udara di sekitar biskuit sangat berpengaruh terhadap teksturnya, terutama ketika biskuit sudah dikeluarkan dari kemasan.
Udara dengan kelembaban relatif (RH) yang tinggi mengandung lebih banyak uap air yang dapat diserap oleh biskuit.
Semakin lama biskuit terpapar udara lembab, semakin banyak pula kelembapan yang masuk sehingga kadar airnya meningkat dan kerenyahannya perlahan berkurang.
Inilah yang membuat biskuit yang dibiarkan terbuka di dapur atau ruangan lembab lebih cepat berubah menjadi lunak dibandingkan biskuit yang segera disimpan kembali.
Dalam kondisi ini, kemasan memiliki peran penting karena tidak hanya berfungsi sebagai pembungkus, tetapi juga membantu membatasi kontak biskuit dengan udara dan uap air.
Kemasan yang memiliki kemampuan menahan masuknya uap air dengan baik dapat membantu menjaga tekstur biskuit tetap renyah selama penyimpanan.
Setelah kemasan dibuka, udara dari lingkungan dapat langsung masuk dan bersentuhan dengan produk sehingga penyerapan kelembaban berlangsung lebih mudah.
Biskuit yang sudah dibuka sebaiknya segera ditutup kembali dengan rapat atau dipindahkan ke wadah kedap udara agar tidak cepat kehilangan kerenyahannya.
Itulah jawaban kenapa tekstur biskuit berubah setelah kemasan dibuka yang sebenarnya merupakan hal wajar. Biskuit yang awalnya garing dapat berubah menjadi lebih lunak seiring lamanya terpapar udara, terutama jika disimpan di tempat yang lembab.
Selain memperhatikan tempat penyimpanan, menutup kemasan dengan baik juga menjadi langkah sederhana untuk menjaga biskuit tetap renyah lebih lama. (shr)
Baca juga: Bagaimana Rice Cooker Tahu Nasi Sudah Matang? Ini Cara Kerjanya