Konten dari Pengguna

Keunikan Gulai Ikan yang Membuat Rasanya Sulit Dilupakan

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Keunikan Gulai Ikan, Foto:Unsplash/Md Riatul Hasan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Keunikan Gulai Ikan, Foto:Unsplash/Md Riatul Hasan

Keunikan gulai ikan sering menjadi alasan mengapa hidangan ini selalu berhasil menarik perhatian para pencinta kuliner Nusantara.

Di berbagai daerah, sajian berkuah ini hadir dengan karakter yang berbeda-beda, sehingga setiap suapan seolah membawa cerita tentang kekayaan budaya, tradisi, dan kebiasaan masyarakat setempat.

Tidak mengherankan apabila gulai ikan kerap menjadi menu yang dicari, baik saat berkunjung ke rumah makan khas daerah maupun ketika menikmati hidangan rumahan bersama keluarga.

Keunikan Gulai Ikan Mungkus, Kuliner Khas Kabupaten Kaur

Ilustrasi Keunikan Gulai Ikan, Foto:Unsplash/Shourav Sheikh

Keunikan gulai ikan mungkus terlihat dari perpaduan bahan utama, cara pengolahan, dan cita rasa yang menjadikannya sebagai salah satu kuliner khas Kabupaten Kaur, Bengkulu.

Dikutip dari laman rri.co.id, salah satu jenis gulai yang dikenal di daerah tersebut adalah gulai ikan mungkus, yaitu hidangan yang menggunakan ikan mungkus sebagai bahan utamanya.

Kuliner ini memiliki ciri tersendiri karena memanfaatkan ikan air tawar yang hidup di sungai berarus deras. Selain menghadirkan rasa yang khas, gulai ikan mungkus juga mencerminkan kekayaan kuliner daerah yang masih dipertahankan hingga saat ini.

Keistimewaan hidangan ini tidak hanya berasal dari racikan bumbunya, tetapi juga dari karakter ikan mungkus yang berbeda dengan jenis ikan air tawar lainnya.

Ikan mungkus atau Sicyopterus stimpsoni hidup di perairan tawar yang jernih dengan arus yang deras. Habitatnya berada di sungai yang memiliki dasar berpasir dan dipenuhi bebatuan.

Ikan ini memiliki ciri khas berupa cupak pada bagian bawah perutnya. Cupak tersebut berfungsi sebagai alat perekat yang membuat ikan mungkus mampu menempel kuat di atas batu meskipun harus menghadapi derasnya arus sungai.

Makanan utama ikan mungkus adalah lumut yang tumbuh pada permukaan batu di sungai. Selain dagingnya, masyarakat Padang Guci juga terbiasa mengonsumsi bagian perut ikan mungkus.

Bagian tersebut tetap dimasak bersama ikan karena memiliki cita rasa yang unik dan menjadi salah satu ciri khas hidangan ini.

Ketika diolah menjadi gulai, ikan mungkus menghasilkan rasa gurih dengan tekstur daging yang kenyal.

Untuk membuat gulai ikan mungkus, diperlukan beberapa bumbu dapur, seperti bawang merah, bawang putih, lengkuas, serai, kunyit, jahe, dan cabai. Perpaduan bumbu tersebut dimasak bersama santan sehingga menghasilkan kuah yang kaya rasa.

Proses memasaknya diawali dengan memanaskan santan menggunakan api sedang. Setelah santan mulai mendidih, bumbu yang telah dihaluskan bersama cabai dimasukkan ke dalamnya.

Selanjutnya, ikan mungkus dimasukkan dalam keadaan utuh tanpa membuang isi perutnya karena bagian tersebut juga dapat dikonsumsi dan memiliki rasa yang khas. Garam serta penyedap rasa kemudian ditambahkan agar cita rasa gulai semakin nikmat.

Setelah matang, gulai ikan mungkus siap disajikan sebagai salah satu kuliner khas Kabupaten Kaur, Bengkulu, yang mempertahankan keunikan gulai ikan mungkus, bahan utama serta cara pengolahannya. (KIKI)

Baca juga: Sejarah Gulai Ikan Beserta Resepnya yang Menggugah Selera