Keutamaan Hari Jumat dan Amalan yang Dianjurkan Rasulullah
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari Jumat adalah hari paling agung dalam ajaran Islam. Keutamaan Hari Jumat banyak disebutkan dalam ayat Al-Qur’an. Selain itu, keutamaan Jumat juga ditegaskan dalam berbagai hadis sahih serta dijelaskan dalam kajian para ulama.
Dikutip dari kabtubaba.baznas.go.id, Allah Swt memuliakan hari Jumat sebagai hari ibadah bersama, pengingat spiritual, dan momentum sosial bagi umat Nabi Muhammad saw.
Keutamaan Hari Jumat dan Amalan yang Dianjurkan oleh Rasulullah saw
Allah Swt berfirman dalam Surah Al-Jumu‘ah ayat 9–10 tentang keutamaan hari Jumat. Allah memerintahkan kaum beriman untuk segera menghadiri salat Jumat dan meninggalkan aktivitas jual beli ketika azan telah dikumandangkan.
Dalam Al-Qur’an Surah Al-Jumu‘ah [62]: 9–10 juga dijelaskan bahwa setelah salat selesai, umat Islam dipersilakan untuk kembali bertebaran di muka bumi untuk mencari karunia Allah.
Ayat ini menunjukkan keseimbangan antara ibadah dan produktivitas kerja. Dalam tafsir karya Ibn Katsir, dijelaskan bahwa hari Jumat adalah momentum penyucian jiwa sekaligus penguatan solidaritas sosial.
Artinya, hari Jumat tidak sebatas hari ritual saja, melainkan hari yang tepat untuk memperluas manfaat bagi sesama melalui sedekah dan amal kebaikan.
Rasulullah saw bersabda bahwa hari terbaik di mana matahari terbit adalah hari Jumat (HR. Muslim No. 854). Pada hari tersebut Nabi Adam a.s. diciptakan, dimasukkan ke surga, dan dikeluarkan darinya.
Dalam hadis riwayat Sahih Bukhari No. 935 dan Sahih Muslim No. 852 disebutkan juga bahwa pada hari Jumat terdapat satu waktu yang mustajab, di mana doa seorang hamba akan dikabulkan oleh Allah Swt.
Rasulullah saw juga menganjurkan untuk memperbanyak shalawat pada hari Jumat, sebagaimana diriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud No. 1047. Hal ini menunjukkan bahwa hari Jumat adalah hari peningkatan kualitas ibadah.
Beberapa amalan sunnah yang dianjurkan pada hari Jumat yaitu mandi sunnah sebelum salat Jumat, memakai pakaian terbaik dan wangi-wangian, datang lebih awal ke masjid, membaca Surah Al-Kahfi, memperbanyak doa dan shalawat, serta bersedekah.
Ulama seperti Ibn Qayyim al-Jawziyya dalam kitab Zad al-Ma‘ad menjelaskan bahwa sedekah pada hari Jumat memiliki keutamaan yang besar. Hal ini sebagaimana sedekah di bulan Ramadan dibanding bulan lainnya.
Keutamaan hari Jumat dan amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah mengajarkan keseimbangan antara hubungan dengan Allah (hablumminallah) dan hubungan dengan manusia (hablumminannas). Oleh karena itu, setiap muslim sebaiknya menjadikan Jumat sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan memperbanyak kebaikan. (Aya)
Baca juga: Kisah Perjalanan Isra Mi'raj yang Menjadi Penghibur di Tahun Kesedihan Nabi