Kloning dalam Bioteknologi Modern Dilakukan dengan Cara? Ini Penjelasannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kloning merupakan salah satu teknik dalam bioteknologi modern yang dapat dilakukan dengan cara yang terus berkembang dan banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang, terutama pada penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Teknik ini menjadi perhatian karena memiliki peranan penting dalam pengembangan teknologi reproduksi, pelestarian organisme tertentu, serta penelitian yang berkaitan dengan genetika dan kesehatan.
Dalam penerapannya, kloning dilakukan melalui beberapa tahapan dan metode yang disesuaikan dengan tujuan penelitian maupun objek yang digunakan.
Kloning dalam Bioteknologi Modern Dilakukan dengan Cara Transplantasi
Kloning merupakan salah satu teknik dalam bioteknologi modern yang dapat dilakukan dengan cara transplantasi atau pencangkokan nukleus (inti sel).
Berdasarkan YouTube @Brainly Indonesia, “Kloning merupakan salah satu teknik dalam ... | PR Biologi Untu | Kelas 12 | 10 | Biologi”, kloning merupakan teknik reproduksi buatan yang dilakukan dengan cara memindahkan inti sel.
Pemindahan inti sel ini dari individu donor ke dalam sel telur yang inti selnya telah diambil terlebih dahulu. Metode ini bertujuan untuk menghasilkan individu baru yang memiliki susunan genetik identik dengan organisme asal pendonor inti sel.
Jadi, individu hasil kloning akan mempunyai karakter genetik yang sama seperti induknya. Salah satu contoh keberhasilan penerapan teknologi ini adalah lahirnya Domba Dolly yang menjadi hewan mamalia pertama hasil kloning.
Tahapan kloning diawali dengan pengambilan inti sel dari sel tubuh organisme donor. Selanjutnya, inti tersebut dimasukkan ke dalam sel telur yang telah dihilangkan inti sel aslinya sehingga hanya tersisa sitoplasma.
Setelah proses penggabungan selesai, sel telur diberikan rangsangan berupa aliran listrik atau zat kimia tertentu agar mampu memicu pembelahan dan perkembangan sel layaknya proses pembuahan alami.
Embrio yang mulai berkembang kemudian dipelihara hingga mencapai tahap tertentu sebelum akhirnya ditanamkan ke dalam rahim hewan betina sebagai induk pengganti.
Apabila proses perkembangan berlangsung normal, maka akan lahir individu baru dengan materi genetik yang sama dengan donor inti sel.
Demikianlah penjelasan kloning dalam bioteknologi modern. Perkembangan teknologi ini menunjukkan kemajuan besar dalam bidang bioteknologi, khususnya dalam penelitian genetika dan reproduksi. (IF)
Baca juga: Fenomena adalah Apa? Kupas Tuntas Maknanya di Sini