Langkah Pertama dalam Berpikir Komputasional di Era Digital
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berpikir komputasional menjadi strategi yang diperlukan di era digital. Dalam proses pemecahan masalah, pertanyaan terkait langkah pertama dalam berpikir komputasional adalah apa dapat dijawab dengan melihat tahapan yang menyusun cara berpikir tersebut.
Pendekatan ini tidak hanya berkaitan dengan pemrograman, tetapi juga dapat digunakan untuk menghadapi persoalan dalam berbagai bidang. Cara berpikir komputasional membantu seseorang menyusun persoalan secara teratur sebelum menentukan penyelesaian.
Langkah Pertama dalam Berpikir Komputasional adalah Memecah Masalah
Apa langkah pertama dalam berpikir komputasional? Dikutip dari learning.com, langkah pertama dalam berpikir komputasional adalah dekomposisi, yaitu memecah masalah yang kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah ditangani.
Suatu persoalan yang memiliki banyak unsur dapat terasa sulit jika dipandang sebagai satu kesatuan. Melalui dekomposisi, setiap bagian dapat dilihat secara terpisah sehingga persoalan utama lebih mudah dikenali dan ditangani secara bertahap.
Dekomposisi tidak sekadar membagi masalah menjadi beberapa bagian secara acak. Setiap bagian perlu dibuat cukup jelas agar dapat diketahui fungsi, hubungan, serta persoalan yang terdapat di dalamnya.
Misalnya, ketika seseorang ingin membuat suatu aplikasi sederhana, persoalan tersebut dapat diuraikan menjadi kebutuhan pengguna, rancangan tampilan, pengolahan data, fungsi aplikasi, hingga pengujian.
Pembagian seperti ini membuat pekerjaan yang semula terlihat rumit memiliki ruang lingkup yang lebih terarah. Setelah masalah dipecah, proses berpikir komputasional dapat dilanjutkan dengan mengenali pola.
Tahap pengenalan pola digunakan untuk menemukan kesamaan, hubungan, atau perbedaan antara bagian-bagian masalah yang sudah dipisahkan.
Pola yang ditemukan dapat membantu menentukan cara penyelesaian yang sesuai karena persoalan yang memiliki karakteristik serupa dapat ditangani dengan pendekatan yang mirip.
Tahap berikutnya adalah abstraksi, yakni memilih bagian yang paling relevan dan mengesampingkan detail yang tidak diperlukan dalam penyelesaian masalah. Abstraksi membantu seseorang berfokus pada unsur utama tanpa terbebani rincian yang tidak berkaitan langsung dengan tujuan.
Setelah itu, algoritma disusun dalam bentuk langkah-langkah yang runtut agar solusi dapat dijalankan secara konsisten dan menghasilkan keluaran yang diharapkan.
Keempat tahap tersebut saling berkaitan dalam membentuk proses berpikir yang sistematis.
Dekomposisi memberikan struktur awal, pengenalan pola membantu menemukan keterkaitan, abstraksi menyaring unsur penting, sedangkan berpikir algoritmik mengatur langkah penyelesaian.
Penerapannya tidak terbatas pada komputer karena pola pemecahan masalah tersebut juga dapat digunakan dalam matematika, sains, bahasa, seni, maupun kegiatan sehari-hari.
Langkah pertama dalam berpikir komputasional adalah dekomposisi yang berfungsi memecah persoalan kompleks menjadi bagian yang lebih sederhana.
Mengetahui langkah pertama dalam berpikir komputasional sangat bermanfaat sebelum menuju ke tahapan selanjutnya. Tahap tersebut menjadi dasar untuk melanjutkan proses menuju pengenalan pola, abstraksi, dan penyusunan algoritma. (Shf)
Baca Juga: Apa Arti 143? Ternyata Ini Makna di Balik Angka 143