Langkah Pertama dalam Menyusun Suatu Program dan Tahapan Awalnya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam menyusun suatu program, langkah pertama yang harus dilakukan adalah apa? Pertanyaan tersebut dapat muncul ketika seseorang mulai mempelajari dasar-dasar pemrograman.
Proses pembuatan program tidak hanya berkaitan dengan penulisan kode, karena terdapat beberapa tahap yang saling berhubungan sejak awal hingga program siap digunakan.
Setiap tahap perlu dilakukan secara runtut agar tujuan yang hendak dicapai melalui sebuah program dapat diterjemahkan ke dalam proses kerja yang jelas.
Langkah Pertama dalam Menyusun Suatu Program
Dikutip dari iste.org, dalam menyusun suatu program, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi masalah yang ingin diselesaikan.
Tahap ini dimulai dengan menentukan persoalan secara spesifik, kemudian memahami kebutuhan yang berkaitan dengan persoalan tersebut. Perumusan masalah yang jelas akan membantu menentukan seperti apa fungsi program yang akan dibuat.
Identifikasi masalah tidak hanya berisi penjelasan mengenai persoalan, tetapi juga perlu memperhatikan data yang akan digunakan serta hasil yang ingin diperoleh.
Data yang diberikan kepada program disebut input, sedangkan hasil yang dihasilkan setelah data diproses disebut output.
Misalnya, program untuk menghitung luas persegi panjang membutuhkan panjang dan lebar sebagai input, kemudian menghasilkan nilai luas sebagai output.
Setelah masalah dan kebutuhan program dipahami, proses berikutnya adalah merancang solusi. Rancangan dapat dibuat menggunakan flowchart yang menunjukkan alur program melalui simbol dan arah proses.
Pseudocode juga dapat digunakan untuk menuliskan langkah penyelesaian dengan bahasa sederhana sehingga logika program dapat diperiksa sebelum diterapkan ke bahasa pemrograman tertentu.
Perancangan solusi membuat proses pemrograman tidak langsung berfokus pada penulisan kode.
Setiap tindakan yang perlu dilakukan komputer dapat diurutkan terlebih dahulu, termasuk bagaimana program menerima data, memprosesnya, mengambil keputusan, hingga menghasilkan keluaran. Urutan tersebut kemudian menjadi dasar dalam membuat algoritma yang lebih terstruktur.
Tahap selanjutnya adalah coding, yaitu menerjemahkan rancangan solusi ke dalam bahasa pemrograman yang dapat dipahami komputer.
Kode harus mengikuti aturan sintaks bahasa yang digunakan sekaligus menerapkan logika dari rancangan sebelumnya. Kesalahan pada penulisan kode dapat membuat program tidak berjalan atau menghasilkan keluaran yang tidak sesuai.
Program yang sudah selesai ditulis belum langsung dianggap siap digunakan. Pengujian perlu dilakukan untuk memastikan setiap bagian bekerja sesuai tujuan sekaligus menemukan bug yang mungkin muncul ketika program dijalankan dengan berbagai kondisi.
Jika ditemukan kesalahan, kode dapat diperbaiki dan diuji kembali sampai hasilnya sesuai dengan rancangan.
Dengan alur yang terstruktur, dalam menyusun suatu program, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi masalah yang hendak diselesaikan.
Tahap tersebut menjadi dasar untuk menentukan rancangan solusi, kode, serta pengujian program pada tahap berikutnya. (Shofia)
Baca Juga: Apa Arti 143? Ternyata Ini Makna di Balik Angka 143