Konten dari Pengguna

Legenda Gunung Rinjani Puncak Suci di Tanah Lombok

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Legenda Gunung Rinjani. Foto: Unsplash/Sven Pieren
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Legenda Gunung Rinjani. Foto: Unsplash/Sven Pieren

Legenda Gunung Rinjani telah menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat Lombok yang terus diceritakan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Kisah yang melekat pada gunung tertinggi di Pulau Lombok ini tidak hanya menjelaskan asal usul kesakralannya, tetapi juga menggambarkan hubungan erat antara manusia, alam, dan kepercayaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Hingga kini, legenda tersebut masih hidup melalui tradisi lisan maupun berbagai ritual adat yang dilaksanakan di kawasan Gunung Rinjani.

Legenda Gunung Rinjani dan Sosok Penjaga Gunung

Ilustrasi Legenda Gunung Rinjani. Foto: Unsplash/Stephen Coetsee

Legenda Gunung Rinjani juga berkaitan dengan sosok Dewi Anjani yang dipercaya sebagai penjaga kawasan gunung dan Danau Segara Anak. Dikutip dari laman kab-nduga.kpu.go.id, Gunung Rinjani dianggap sebagai tempat yang suci dalam kepercayaan masyarakat Sasak.

Gunung Rinjani memiliki ketinggian sekitar 3.726 meter di atas permukaan laut dan dikenal sebagai salah satu kawasan konservasi dengan panorama alam yang indah serta keanekaragaman hayati yang melimpah.

Keindahan alam tersebut turut menjadikan Rinjani sebagai destinasi wisata sekaligus kawasan yang memiliki nilai budaya dan spiritual tinggi.

Cerita rakyat yang paling dikenal mengisahkan Dewi Anjani, seorang putri yang memiliki kebijaksanaan dan kesaktian luar biasa.

Dalam berbagai versi legenda, Dewi Anjani memilih menetap di Gunung Rinjani setelah menjalani perjalanan spiritual. Sejak saat itu, ia dipercaya menjadi penjaga gunung sekaligus pelindung masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Kepercayaan terhadap Dewi Anjani membuat Gunung Rinjani dipandang sebagai tempat yang sakral.

Banyak masyarakat yang meyakini bahwa setiap orang harus menjaga sikap, menghormati alam, serta tidak berkata maupun berperilaku sembarangan ketika berada di kawasan gunung. Nilai tersebut diwariskan sebagai bentuk penghormatan terhadap alam yang telah memberikan kehidupan.

Legenda Gunung Rinjani bukan sekadar cerita tentang tokoh sakti, melainkan juga mengandung pesan agar manusia hidup berdampingan dengan alam.

Gunung, hutan, mata air, dan Danau Segara Anak dipandang sebagai bagian penting yang harus dijaga karena menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat Lombok.

Hingga sekarang, berbagai upacara adat masih dilakukan di kawasan Gunung Rinjani, terutama di sekitar Danau Segara Anak. Tradisi tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus penghormatan kepada leluhur dan alam.

Melalui legenda ini, masyarakat terus mewariskan nilai kepedulian terhadap lingkungan, kebersamaan, serta pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam agar tetap lestari.(Arif)

Baca juga: Legenda Danau Sentani dan Nilai Kehidupan di Dalamnya