Lumba-Lumba Berkembang Biak dengan Cara Apa? Cari Tahu di Sini
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lumba-lumba berkembang biak dengan cara yang unik dan menarik untuk dipelajari karena hewan ini termasuk mamalia laut yang cerdas dan sosial. Banyak orang sering mengira lumba-lumba sama seperti ikan, padahal cara berkembang biaknya sangat berbeda.
Lumba-lumba berkembang biak dengan cara melahirkan, bukan bertelur seperti ikan pada umumnya. Proses ini membuat lumba-lumba memiliki ikatan yang kuat dengan anaknya sejak lahir.
Selain itu, lumba-lumba hidup berkelompok di lautan sehingga proses perkembangbiakan dan perawatan anaknya dilakukan bersama dalam satu kelompok. Hal ini membantu kelangsungan hidup mereka di alam bebas yang penuh tantangan dan ancaman predator.
Lumba-Lumba Berkembang Biak dengan Cara Melahirkan
Lumba-lumba berkembang biak dengan cara melahirkan atau vivipar karena termasuk kelompok mamalia, bukan ikan. Proses perkembangbiakan dimulai dari pertemuan antara lumba-lumba jantan dan betina yang kemudian melakukan perkawinan.
Setelah terjadi pembuahan, embrio akan berkembang di dalam rahim induk betina selama masa kehamilan yang cukup lama, yaitu sekitar 9 hingga 17 bulan tergantung jenis spesiesnya. Selama masa kehamilan ini, induk betina akan menjaga kondisi tubuhnya agar janin dapat tumbuh dengan baik dan sehat.
Ketika waktu melahirkan tiba, lumba-lumba betina akan melahirkan satu anak di dalam air. Proses kelahiran ini biasanya terjadi dengan posisi ekor keluar terlebih dahulu untuk membantu anak lumba-lumba segera bisa berenang dan tidak tenggelam.
Setelah lahir, anak lumba-lumba langsung dibantu oleh induknya untuk naik ke permukaan air agar bisa bernapas untuk pertama kalinya. Lumba-lumba bernapas menggunakan paru-paru, sehingga sangat penting bagi anak yang baru lahir untuk segera mengambil udara.
Menurut laman www.nationalgeographic.com, anak lumba-lumba akan segera menyusu kepada induknya. Susu lumba-lumba mengandung lemak tinggi yang sangat penting untuk pertumbuhan dan kekuatan tubuhnya. Masa menyusu ini berlangsung beberapa bulan hingga anak lumba-lumba cukup kuat untuk belajar mencari makan sendiri.
Lumba-lumba berkembang biak dengan cara melahirkan seperti mamalia lainnya, bukan bertelur seperti ikan. Proses ini melibatkan perawatan intens dari induk hingga anak lumba-lumba bisa hidup mandiri di lautan. (Arif)
Baca juga: Anoa Berkembang Biak dengan Cara Apa? Cari Tahu di Sini