Konten dari Pengguna

Lumen adalah Satuan Apa? Ini Penjelasan dan Perbedaannya dengan Watt

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lumen adalah. Unsplash.com/Ian Talmacs
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lumen adalah. Unsplash.com/Ian Talmacs

Lumen adalah satuan yang dikenal dengan simbol (lm). Satuan ini digunakan untuk mengukur total jumlah cahaya yang dipancarkan oleh sumber cahaya. Secara teknis, lumen juga bisa disebut fluks cahaya (luminous flux).

Dikutip dari www.ledvace.com, lumen dan watt mengukur satuan yang berbeda. Lumen kaitannya dengan seberapa banyak cahaya yang dihasilkan. Kemudian watt berkaitan dengan seberapa banyak daya listrik yang digunakan.

Lumen adalah Jumlah Cahaya yang Dihasilkan

Ilustrasi Lumen adalah. Unsplash.com/Arturo Añez

Lumen adalah satuan SI untuk mengukur fluks cahaya. Dimana keseluruhan jumlah cahaya tampak yang dipancarkan oleh suatu sumber cahaya ke berbagai macam arah.

Lumen bisa dipahami sebagai jumlah cahaya yang dihasilkan lampu. Contohnya terdapat lampu LED 1.000 lumen. Angka 1.000 lumen ini menunjukkan kapasitas total cahaya yang bisa dipancarkan lampu ini.

Perlu dipahami juga bahwa lumen tidak sama persis dengan tingkat kecerahan yang ditangkap mata manusia.

Persepsi terang bagi mata manusia bisa dipengaruhi oleh jarak lampu, arah pancaran, bentuk ruangan, warna dinding, refleksi, dan faktor lainnya.

Perbedaan paling mudah dipahami dengan Watt karena satuan ini tidak mengukur kecerahan.

Umumnya orang menganggap lampu 40 W lebih terang daripada lampu 25 W. Hal ini lebih masuk akal pada teknologi lampu lama karena hubungan daya listrik dan cahaya yang dihasilkan relatif mudah diperkirakan.

Pada LED, hubungannya tidak lagi sesederhana itu. Misalnya LED A sebesar 10 W menghasilkan 1.200 lumen dan LED B sebesar 10 W menghasilkan 800 lumen.

Keduanya sama-sama menggunakan daya 10 W, namun jumlah cahaya yang dihasilkan berbeda. Artinya, watt tidak bisa menjadi patokan utama untuk menentukan terang atau tidaknya lampu.

Dalam situasi ini, istilah luminous efficacy (efikasi cahaya) menjadi penting. Rumusnya adalah efikasi cahaya= lumen ÷ watt agar menghasilkan satuan lumen per watt (lm/W).

Perbedaan kedua istilah ini terletak pada lumen sebagai jumlah cahaya yang dihasilkan. Kemudian Watt adalah daya listrik yang digunakan. Sedangkan lm/W adalah efisiensi lampu dalam menghasilkan cahaya.

Lumen adalah satuan yang perlu dipahami dalam memilih penggunaan lampu LED modern. Lumen relevan untuk mengetahui kapasitas cahaya dan watt digunakan untuk memahami konsumsi dayanya. (Aya)

Baca juga: Efek Tyndall adalah Fenomena Apa? Simak Penjelasannya