Magnet yang Bekerja dengan Memanfaatkan Medan Magnet Bumi, Ini Jawabannya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Magnet berikut ini yang bekerja dengan memanfaatkan medan magnet Bumi adalah salah satu pertanyaan yang sering muncul dalam pelajaran IPA, khususnya saat mempelajari sifat dan kegunaan magnet.
Fenomena ini dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya ketika seseorang menggunakan kompas untuk menentukan arah saat bepergian.
Tanpa perlu bergantung pada baterai atau sumber listrik, jarum kompas dapat bergerak dan menunjukkan arah utara serta selatan.
Magnet yang Bekerja dengan Memanfaatkan Medan Magnet Bumi
Magnet berikut ini yang bekerja dengan memanfaatkan medan magnet Bumi adalah magnet jarum.
Berdasarkan informasi dari YouTube CoLeam Bimble Online 4 SD - 12 SMA, jenis magnet ini digunakan pada kompas untuk menunjukkan arah utara dan selatan.
Cara kerjanya memanfaatkan medan magnet Bumi yang memengaruhi posisi jarum sehingga dapat bergerak dan menyesuaikan arah.
Prinsip tersebut membuat kompas berguna dalam kegiatan navigasi, terutama ketika diperlukan petunjuk arah saat melakukan perjalanan.
Magnet jarum pada kompas dapat berputar bebas pada porosnya. Ketika tidak terdapat gangguan dari medan magnet lain, jarum akan menyesuaikan posisinya dengan medan magnet Bumi. Akibatnya, jarum cenderung menunjuk ke arah utara dan selatan.
Kemampuan ini memungkinkan kompas digunakan untuk menentukan arah tanpa memerlukan sumber listrik.
Cara kerja magnet jarum berkaitan dengan sifat dasar kutub magnet. Setiap magnet memiliki kutub utara dan kutub selatan.
Kedua kutub tersebut memiliki sifat, yaitu kutub yang berbeda saling tarik-menarik, sedangkan kutub yang sama saling tolak-menolak.
Pada kompas, kutub utara magnet jarum mengarah ke sekitar kutub utara geografis Bumi. Wilayah tersebut berdekatan dengan kutub selatan magnetik Bumi. Hal ini terjadi karena kutub magnet yang berbeda saling tarik-menarik.
Meskipun demikian, arah yang ditunjukkan jarum kompas tidak selalu tepat berimpit dengan utara geografis karena terdapat perbedaan antara utara magnetik dan utara geografis.
Selain magnet jarum, terdapat beberapa jenis magnet yang umum dikenal, seperti magnet batang, magnet U, dan magnet ladam atau tapal kuda.
Setiap jenis memiliki bentuk yang berbeda dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.
Magnet batang memiliki bentuk memanjang, sedangkan magnet U dan magnet ladam menyerupai huruf U atau tapal kuda.
Ketiganya dapat digunakan untuk menarik benda tertentu yang memiliki sifat magnetik serta membantu memperlihatkan sifat-sifat magnet melalui percobaan.
Berbeda dengan jenis magnet tersebut, magnet jarum pada kompas dirancang agar dapat bergerak bebas mengikuti orientasi medan magnet Bumi. Oleh karena itu, magnet jarum dapat digunakan untuk menentukan arah utara dan selatan. (DANI)
Baca juga: Capstone Project adalah Apa dalam Perkuliahan? Ini Penjelasannya