Konten dari Pengguna

Makna Deep Talk dalam Percakapan yang Lebih Personal

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi deep talk artinya,Foto:Unsplash/Christina @ wocintechchat.com M
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi deep talk artinya,Foto:Unsplash/Christina @ wocintechchat.com M

Deep talk artinya mungkin sudah tidak asing bagi sebagian orang, apalagi istilah ini cukup sering digunakan dalam percakapan masa kini. Bagi yang baru mendengarnya, kata tersebut tentu bisa menimbulkan rasa penasaran.

Istilah ini dapat ditemukan dalam berbagai situasi, mulai dari obrolan bersama teman sampai percakapan dengan orang terdekat. Penggunaannya pun tidak selalu berada dalam suasana yang sama.

Deep Talk Artinya Percakapan yang Bermakna dan Mendalam

Ilustrasi deep talk artinya,Foto:Unsplash/Priscilla Du Preez 🇨🇦

Dikutip dari situs rri.co.id deep talk artinya percakapan yang mengarah pada berbagai topik mendalam dan serius, bukan hanya sekadar small talk atau obrolan ringan.

Pembahasannya dapat berkaitan dengan masalah yang sedang dihadapi, pemikiran, perasaan, pengalaman hidup, hingga nilai-nilai yang dianggap penting oleh seseorang.

Dalam percakapan seperti ini, seseorang biasanya memiliki kesempatan untuk menyampaikan apa yang benar-benar ada di pikirannya. Karena sifatnya lebih personal, deep talk dapat terasa lebih dekat dan intim dibandingkan percakapan biasa.

Topiknya pun tidak selalu harus berupa masalah besar. Hal sederhana yang memiliki arti bagi seseorang juga dapat menjadi bahan pembicaraan selama ada keterbukaan di dalamnya.

Deep talk umumnya berlangsung antara dua orang yang sudah merasa cukup nyaman untuk berbicara secara terbuka. Meski begitu, tidak ada batasan mengenai siapa yang dapat diajak melakukan percakapan semacam ini.

Obrolan tersebut bisa terjadi bersama pasangan, sahabat, anggota keluarga, bahkan rekan kerja yang sudah memiliki hubungan cukup dekat.

Melakukan deep talk membutuhkan keberanian untuk mengungkapkan sesuatu secara jujur sekaligus kesiapan untuk mendengarkan lawan bicara.

Tidak semua orang langsung merasa nyaman membahas hal yang bersifat pribadi, sehingga suasana dan waktu juga dapat mempengaruhi jalannya percakapan.

Pada dasarnya, tidak ada aturan khusus mengenai bagaimana deep talk harus dilakukan. Yang terpenting, percakapan tersebut memiliki arah dan memberikan ruang bagi kedua pihak untuk saling memahami.

Itulah makna deep talk yang belakangan cukup sering digunakan dalam berbagai percakapan. Setiap orang memiliki cara dan kenyamanan masing-masing ketika berbicara dengan orang lain.

Ada kalanya obrolan berlangsung santai, tetapi ada juga momen ketika seseorang ingin berbagi cerita yang selama ini disimpan sendiri. (shr)

Baca juga: Typo dalam Bahasa Gaul yang Sering Ditemukan di Media Sosial