Konten dari Pengguna

Marakka Bola, Tradisi Gotong Royong Suku Bugis

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Marakka Bola adalah, Foto: Unsplash/Tyler Morgan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Marakka Bola adalah, Foto: Unsplash/Tyler Morgan

Marakka bola adalah istilah yang mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang, terutama bagi yang belum mengenal lebih jauh kekayaan tradisi dan budaya masyarakat Sulawesi Selatan.

Istilah ini tidak sekadar memiliki makna secara bahasa, tetapi juga berkaitan dengan kebiasaan, nilai, dan kehidupan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Dalam kehidupan masyarakat, berbagai istilah tradisional sering memiliki latar belakang yang mencerminkan cara pandang serta hubungan antarmanusia.

Marakka Bola adalah Gotong Royong Suku Bugis Memindahkan Rumah Panggung

Ilustrasi Marakka Bola adalah, Foto: Unsplash/diGital Sennin

Dikutip dari Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, Volume 22, halaman 178-179, dalam situs garuda.kemdiktisaintek.go.id, Marakka Bola adalah tradisi yang mencerminkan kerja sama masyarakat, khususnya di distrik Barru, Sulawesi Selatan.

Tradisi Marakka Bola yang dipelihara oleh masyarakat Bugis adalah salah satu cara masyarakat menjaga kerja sama, yang mencerminkan nilai-nilai karakter.

Marakka Bola yang dilakukan dengan cara memindahkan srumah dari lokasi semula menuju tempat lain yang dianggap lebih sesuai.

Kegiatan ini tidak hanya berkaitan dengan perpindahan bangunan secara fisik, tetapi juga mencerminkan adanya pertimbangan masyarakat dalam menentukan tempat tinggal yang dinilai lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan.

Proses pemindahan rumah dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan anggota masyarakat, sehingga tradisi ini juga memperlihatkan adanya nilai kebersamaan dan kerja sama dalam kehidupan sosial masyarakat.

Keberadaan tradisi Marakka Bola hingga saat ini masih dipertahankan dan dilestarikan oleh masyarakat Sulawesi Selatan.

Tradisi tersebut merupakan salah satu warisan budaya yang berasal dari leluhur masyarakat Bugis dan telah diwariskan secara turun-temurun.

Pelestarian Marakka Bola menjadi bagian dari upaya masyarakat untuk menjaga identitas budaya serta mempertahankan berbagai nilai sosial yang terkandung di dalamnya.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat tidak hanya mempertahankan bentuk tradisinya, tetapi juga menjaga nilai kebersamaan, gotong royong, dan hubungan sosial yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bugis.

Upaya untuk mengakui dan melindungi Marakka Bola sebagai bagian dari kebudayaan Indonesia juga melalui proses yang cukup panjang. Pada tahun 2021, di Jakarta, Marakka Bola ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Penetapan tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap keberadaan tradisi masyarakat Bugis sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional.

Penetapan tersebut menjadi bagian dari pengakuan terhadap berbagai budaya daerah yang memiliki nilai penting bagi kehidupan masyarakat Indonesia.

Pada tahun yang sama, Marakka Bola ditetapkan bersama dengan warisan budaya lainnya yang secara keseluruhan berjumlah 289 budaya.

Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa tradisi daerah memiliki posisi penting dalam keberagaman budaya Indonesia.

Oleh karena itu, keberadaan Marakka Bola perlu terus diperkenalkan, dipelajari, dan dilestarikan agar nilai budaya yang terkandung di dalamnya tetap dikenal oleh generasi berikutnya. (IF)

Baca juga: Tradisi Indonesia yang Masih Dilakukan Sampai Sekarang di Berbagai Daerah