Konten dari Pengguna

Mengapa Air Mendidih Mengeluarkan Uap? Ini Penjelasannya Secara Sains

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengapa air mendidih mengeluarkan uap, unsplash/Michal Balog
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengapa air mendidih mengeluarkan uap, unsplash/Michal Balog

Mengapa air mendidih mengeluarkan uap? Peristiwa ini merupakan salah satu contoh perubahan wujud benda yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Meski terlihat sederhana, proses air mendidih sebenarnya melibatkan perubahan energi dan gerakan partikel air.

Air adalah zat cair yang tersusun terutama dari molekul H₂O, yaitu dua atom hidrogen (H) dan satu atom oksigen (O). Dalam kehidupan sehari-hari, air yang biasa ditemui bukan H₂O murni, tetapi mengandung sejumlah kecil mineral, gas terlarut, dan zat lainnya.

Mengapa Air Mendidih Mengeluarkan Uap Saat Dipanaskan?

Ilustrasi mengapa air mendidih mengeluarkan uap, unsplash/Sergio Camalich

Secara sains, air mendidih terjadi ketika air menerima energi panas yang cukup hingga mencapai titik didihnya. Mengapa air mendidih mengeluarkan uap? Inilah penjelasan selengkapnya berdasarkan situs web rri.co.id.

Secara sains, peristiwa ini terjadi karena air menerima energi panas dari sumber pemanas. Ketika air dipanaskan, molekul-molekul air menyerap energi sehingga gerakannya menjadi semakin cepat.

Semakin banyak energi panas yang diterima, semakin tinggi pula suhu air. Pada tekanan udara normal sebesar satu atmosfer, air mencapai titik didih pada suhu sekitar 100°C.

Gelembung yang muncul ketika air mendidih sebenarnya bukan sekadar udara dari luar yang masuk ke dalam air. Pada tahap awal pemanasan, gelembung kecil yang terbentuk di dasar wadah dapat berasal dari udara yang sebelumnya terlarut di dalam air.

Namun, ketika suhu air semakin mendekati titik didih, air yang berada di dekat dasar panci mulai berubah menjadi uap karena menerima panas lebih dahulu. Uap air tersebut kemudian membentuk gelembung di dalam air.

Gelembung uap dapat mengembang dan bergerak naik menuju permukaan karena berbentuk gas. Ketika tekanan di dalam gelembung cukup besar untuk mengatasi tekanan di sekitarnya, gelembung akhirnya mencapai permukaan dan pecah.

Proses inilah yang menjadi salah satu tanda bahwa air telah benar-benar mendidih. Menariknya, air tidak selalu mendidih tepat pada suhu 100°C. Titik didih dipengaruhi oleh tekanan udara di sekitarnya.

Di dataran rendah dengan tekanan udara yang lebih tinggi, air umumnya mendidih sekitar 100°C. Sementara itu, di daerah pegunungan yang memiliki tekanan udara lebih rendah, air dapat mendidih pada suhu yang lebih rendah.

Mengapa air mendidih mengeluarkan uap? Jawabannya adalah munculnya gelembung saat air mendidih merupakan bukti bahwa terjadi perubahan wujud zat dari cair menjadi gas. Air yang menerima energi panas mengalami perubahan menjadi uap air. (Fia)

Baca juga: Kenapa Soda Menghasilkan Gelembung? Ini Proses Sains yang Terjadi