Mengapa Gurun Sangat Panas di Siang Hari? Ini Faktor Penyebabnya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa gurun sangat panas di siang hari? Gurun dikenal sebagai wilayah yang kering dengan curah hujan sangat sedikit.
Ketika Matahari berada di atas kepala, permukaan tanah dan pasir dapat menjadi sangat panas sehingga suhu udara di sekitarnya ikut meningkat.
Kondisi tersebut membuat siang hari di gurun terasa menyengat, sementara suasananya dapat berubah jauh lebih dingin setelah Matahari terbenam. Perbedaan suhu ini terjadi karena kondisi lingkungan gurun yang khas.
Mengapa Gurun Sangat Panas Terasa Menyengat?
Mengapa gurun sangat panas? dikutip dari laman science.nasa.gov, gurun merupakan wilayah yang sangat kering dan sebagian besar gurun menerima curah hujan kurang dari 300 milimeter setiap tahun.
Kondisi yang kering tersebut menjadi salah satu faktor penting yang membuat suhu gurun dapat meningkat tinggi pada siang hari.
Salah satu penyebabnya adalah udara gurun mengandung sedikit uap air. Uap air di atmosfer dapat membantu menahan panas, sedangkan udara yang sangat kering tidak mampu menyimpan panas sebanyak udara yang lebih lembap.
Akibatnya, ketika sinar Matahari memanaskan permukaan tanah, panas dapat membuat suhu di sekitar permukaan meningkat dengan cepat.
Curah hujan yang rendah juga membuat gurun hanya memiliki sedikit air dan tumbuhan. Vegetasi yang terbatas menyebabkan proses penguapan air dari tanah dan tumbuhan tidak berlangsung sebanyak di wilayah yang lebih lembap. Padahal, penguapan dapat membantu mengurangi panas di permukaan.
Selain itu, permukaan gurun yang terbuka membuat sinar Matahari langsung mencapai tanah tanpa banyak terhalang oleh pepohonan.
Tanah dan pasir kemudian menyerap energi Matahari dan menjadi panas. Panas tersebut selanjutnya memengaruhi udara di dekat permukaan.
Menariknya, kondisi yang membuat gurun sangat panas pada siang hari juga menyebabkan suhu dapat turun drastis pada malam hari.
Udara yang kering memiliki sedikit uap air untuk menahan panas sehingga energi panas lebih mudah dilepaskan setelah Matahari terbenam. Karena itu, gurun dapat mengalami perubahan suhu yang cukup besar antara siang dan malam.
Mengapa gurun sangat panas karena mendapat pemanasan Matahari secara langsung, memiliki udara yang sangat kering, sedikit air dan tumbuhan, serta kelembapan yang rendah. Kondisi tersebut membuat panas cepat terkumpul pada siang hari, tetapi juga cepat hilang ketika malam tiba.(Arif)
Baca juga: Mengapa Bulan Terlihat Berubah Bentuk? Ini Penjelasan Lengkapnya