Mengapa Salju Berwarna Putih? Mengenal Ilmu di Balik Keindahan Salju
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa salju berwarna putih menjadi salah satu hal menarik yang mungkin pernah terlintas saat melihat hamparan salju di berbagai foto atau film.
Sekilas, warnanya terlihat begitu bersih dan seragam, seolah-olah salju memang memiliki warna putih sejak awal.
Mengapa Salju Berwarna Putih yang Bersih?
Mengapa salju berwarna putih? Dikutip dari situs science.howstuffworks.com jawabannya berkaitan dengan cara cahaya berinteraksi dengan banyak kristal es yang menyusun salju.
Meskipun terbuat dari air yang membeku dan air murni sebenarnya tidak berwarna, salju dapat terlihat putih karena cahaya yang mengenainya disebarkan ke berbagai arah oleh kristal-kristal es.
Warna putih pada salju bukan berasal dari pigmen atau zat pewarna tertentu, melainkan dari proses fisika yang terjadi ketika cahaya masuk dan dipantulkan kembali dari tumpukan kristal es.
Perlu diketahui bahwa es tidak selalu bersifat bening seperti kaca. Pada tingkat tertentu, es bersifat tembus cahaya. Ketika cahaya mengenai struktur es, arah perjalanan cahaya dapat berubah karena berinteraksi dengan susunan molekul dan permukaan kristal.
Pada satu bongkahan es yang cukup besar, perubahan arah cahaya ini mungkin tidak terlalu terlihat. Namun, kondisi tersebut berbeda ketika es membentuk salju.
Salju tersusun dari banyak sekali kristal es berukuran kecil yang memiliki bentuk dan susunan berbeda. Saat cahaya matahari mengenai permukaan salju, cahaya akan masuk ke antara kristal-kristal tersebut.
Cahaya kemudian mengenai satu kristal, berubah arah, lalu berinteraksi lagi dengan kristal berikutnya. Proses ini terus terjadi berulang kali sehingga cahaya tidak bergerak lurus menembus seluruh lapisan salju.
Akibat banyaknya interaksi tersebut, cahaya akhirnya tersebar ke berbagai arah. Hampir semua warna yang terdapat dalam cahaya tampak ikut mengalami penyebaran.
Salju juga bisa terlihat berbeda dalam kondisi tertentu saat salju yang masih bersih dan terkena cahaya cukup biasanya tampak putih cerah, sedangkan salju yang sudah mencair, padat, atau tercampur kotoran dapat terlihat lebih kusam.
Itulah penjelasan mengapa salju berwarna putih yang dapat dipahami dari cara cahaya berinteraksi dengan kumpulan kristal es di dalamnya.
Fenomena sederhana ini menunjukkan bahwa hal yang terlihat biasa ternyata bisa menyimpan cerita menarik jika dilihat lebih dekat. (shr)
Baca juga: Kenapa Indonesia Hanya Memiliki Dua Musim? Cek Faktanya di Sini