Konten dari Pengguna

Mengapa Stroberi Memiliki Biji di Luar? Ternyata Ini Alasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengapa Stroberi Memiliki Biji di Luar, Foto: Unsplash/Isaac Quesada
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengapa Stroberi Memiliki Biji di Luar, Foto: Unsplash/Isaac Quesada

Mengapa stroberi memiliki biji di luar dan bukan tersembunyi di dalam seperti kebanyakan buah lainnya? Bentuk stroberi yang unik memang sering bikin penasaran, apalagi bagian kecil yang tampak seperti biji terlihat jelas di permukaan buah.

Keunikan stroberi tidak hanya terletak pada bentuk dan warnanya, loh. Ada penjelasan menarik di balik struktur buah yang membuat tampilannya berbeda dari buah-buahan yang biasa ditemui.

Mengapa Stroberi Memiliki Biji di Luar, Tidak Tersembunyi?

Ilustrasi Buah Stroberi, Foto: Unsplash/Natasha Skov

Mengapa stroberi memiliki biji di luar? Mengutip situs https://rri.co.id, stroberi memiliki biji yang terlihat berada di bagian luar karena bagian merah yang dimakan sebenarnya bukan buah dalam pengertian botani yang sebenarnya.

Titik-titik kecil di permukaan stroberi justru merupakan bagian buah yang disebut achene, dan masing-masing memiliki satu biji di dalamnya.

Sementara itu, bagian merah dan berdaging pada stroberi berasal dari jaringan bunga yang membesar setelah proses penyerbukan.

Secara botani, stroberi juga bukan termasuk buah beri sejati. Buah beri seperti blueberry dan cranberry berkembang dari satu bakal buah dan bijinya berada di dalam daging buah.

Stroberi memiliki struktur yang berbeda karena bagian yang membesar dan menjadi daging buah berasal dari jaringan wadah bunga, bukan dari bakal buahnya.

Setelah bunga stroberi mengalami penyerbukan, jaringan wadah tersebut akan berkembang dan membesar hingga membentuk bagian merah yang biasa dikenal sebagai buah stroberi.

Pada saat yang sama, bakal buah yang terdapat di permukaannya berkembang menjadi titik-titik kecil yang tampak seperti biji. Jadi, apa yang sering disebut sebagai “biji stroberi” sebenarnya merupakan buah kecil yang masing-masing mengandung satu biji.

Posisi tersebut diperkirakan merupakan hasil dari proses evolusi yang berlangsung dalam waktu sangat panjang. Perubahan pada struktur bunga dan buah membuat stroberi berkembang dengan bentuk yang berbeda dari buah-buahan pada umumnya.

Oleh karena itu, biji yang berada di permukaan bukanlah sesuatu yang muncul secara kebetulan, melainkan bagian dari struktur alami stroberi.

Ada pula fakta menarik mengenai nama strawberry. Salah satu pendapat mengaitkannya dengan kebiasaan anak-anak pada abad ke-19 yang memetik stroberi dan mengikatnya pada sedotan untuk dijual sebagai “straws of berries”.

Pendapat lain menghubungkannya dengan penggunaan jerami yang diletakkan di sekitar tanaman untuk melindungi stroberi.

Ada pula dugaan bahwa nama tersebut berasal dari kata strew dan berry, yang menggambarkan buah stroberi yang tampak tersebar di tanaman.

Selain bentuknya yang unik, stroberi juga memiliki sejumlah fakta menarik. Dalam satu porsi, stroberi mengandung vitamin C dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan jeruk.

Bagian hijau yang berada di atas buah sebenarnya merupakan kelopak. Stroberi juga termasuk tanaman yang dapat menghasilkan banyak buah sehingga memiliki daya tarik tersendiri untuk dibudidayakan.

Jadi, sekarang sudah tahu kan mengapa stroberi memiliki biji di luar? Bentuk uniknya ternyata punya penjelasan botani yang menarik, ditambah sederet fakta lain yang tak kalah seru. Semoga penjelasan ini bikin stroberi terasa makin menarik untuk dinikmati. (Fikah)

Baca juga: Apakah Hewan Memiliki Emosi? Simak Bukti Ilmiahnya