Organ yang Tidak Termasuk dalam Sistem Reproduksi Pria dalam Anatomi Tubuh
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Organ yang tidak termasuk dalam sistem reproduksi pria adalah topik yang menarik untuk dipelajari dalam anatomi tubuh.
Memahami sistem reproduksi tidak hanya membantu mengenal fungsi organ-organ yang terlibat dalam proses reproduksi, tetapi juga mengetahui bagaimana berbagai sistem organ bekerja sama menjaga kesehatan tubuh.
Kandung Kemih: Organ yang Tidak Termasuk dalam Sistem Reproduksi Pria
Organ yang tidak termasuk dalam sistem reproduksi pria adalah kandung kemih. Organ ini memiliki peran penting dalam sistem perkemihan, yaitu menampung urine sebelum dikeluarkan dari tubuh.
Meskipun letaknya berdekatan dengan beberapa organ reproduksi pria, kandung kemih tidak terlibat secara langsung dalam proses reproduksi.
Dikutip dari Jurnal Analisis Kejadian Infeksi Saluran Kemih Berdasarkan Penyebab Pada Pasien Di Poliklinik Urologi RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu oleh Liza,dkk (2019) kandung kemih merupakan organ berbentuk kantong berotot yang mampu mengembang dan mengempis sesuai dengan jumlah urine yang ditampung.
Organ ini terletak di rongga panggul, tepat di belakang simfisis pubis atau pertemuan tulang kemaluan. Dinding kandung kemih tersusun atas otot polos yang disebut otot detrusor.
Otot tersebut memungkinkan kandung kemih meregang ketika terisi urine dan berkontraksi saat urine dikeluarkan.
Kandung kemih memiliki tiga muara, yaitu dua muara ureter dan satu muara uretra. Ureter merupakan saluran yang membawa urine dari ginjal menuju kandung kemih.
Setelah urine terkumpul, urine akan dikeluarkan melalui uretra, yaitu saluran yang menghubungkan kandung kemih dengan bagian luar tubuh.
Pada pria, uretra juga menjadi saluran keluarnya semen, tetapi urine dan semen tidak dikeluarkan secara bersamaan.
Fungsi utama kandung kemih adalah menyimpan urine untuk sementara waktu hingga tubuh siap mengeluarkannya. Ketika kandung kemih mulai terisi, reseptor peregangan pada dindingnya mengirimkan sinyal ke sistem saraf.
Sinyal tersebut menimbulkan sensasi ingin buang air kecil. Saat proses berkemih berlangsung, otot detrusor berkontraksi dan otot sfingter uretra mengendur sehingga urine dapat mengalir keluar melalui uretra.
Dalam anatomi tubuh pria, organ yang tidak termasuk dalam sistem reproduksi pria adalah kandung kemih meskipun letaknya berdekatan dengan organ reproduksi.
Memahami perbedaan ini dapat membantu mengenali fungsi setiap organ dan hubungannya dengan sistem tubuh lainnya. (shr)
Baca juga: Perbedaan Antara Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik untuk Dipahami