Konten dari Pengguna

Panduan Lengkap Niat Hadas Besar

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi niat hadas besar. Sumber: Pixabay/Mohamed_hassan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi niat hadas besar. Sumber: Pixabay/Mohamed_hassan

Niat hadas besar merupakan bentuk penyucian diri yang wajib dilakukan dalam kondisi tertentu, seperti berhubungan suami istri, keluar mani, selesai haid, atau setelah nifas.

Ketika seseorang berada dalam keadaan hadas besar, maka tidak diperbolehkan melakukan beberapa ibadah seperti salat, membaca Al-Qur’an, atau thawaf sebelum melakukan mandi wajib.

Niat Hadas Besar untuk Dipahami Setiap Muslim

Ilustrasi niat hadas besar. Sumber: Unsplash/Artur Aldykhanov

Niat hadas besar menjadi hal yang sangat penting untuk dipahami oleh umat Islam agar ibadah yang dilakukan menjadi sah.

Dikutip dari Buku Fiqh Ibadah, Zaenal Abidin, M.Pd.I, (2020: 28), berikut adalah beberapa niat yang dibaca ketika akan mandi wajib.

1. Niat untuk Mandi Setelah Berhubungan Suami Istri

Bismillahirahmanirahim nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbar minal janabati fardhlon lillahi ta’ala.”

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta’ala.”

2. Niat untuk Mandi Setelah Melahirkan atau Nifas

“Bismillahi Ramani Rahim Nawaitu Ghusla Liraf’il Hadatsil Akbar Minan Nifasi Fardhlon Lillahi Ta’ala.”

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari nifas, fardlu karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Mandi Wajib atau Hadas Besar

Ilustrasi niat hadas besar. Sumber: Unsplash/Rachid Oucharia

Melaksanakan mandi wajib atau hadas besar bukan sekadar mandi biasa, namun memiliki tata cara dan amalan yang harus dilakukan.

Adapun niat dan tata cara mandi wajib yang bensar sebagai berikut.

  1. Membaca doa niat di awal-awal hukumnya wajib. Doa niat inilah yang membedakan mandi wajib dan mandi biasa. Cara membaca doa niat mandi wajib ini bisa di dalam hati atau bersuara.

  2. Agar sesuai sunnah Rasulullah, mencuci tangan ini bisa dilakukan sampai 3 kali. Hal ini bertujuan agar tangan bersih dan terhindar dari najis.

  3. Bersihkan kotoran yang menempel di sekitar tempat yang tersembunyi dengan tangan kiri. Bagian tubuh yang biasanya kotor dan tersembunyi tersebut adalah bagian kemaluan, dubur, bawah ketiak, pusar, dan lain-lain.

  4. Cuci Tangan dengan Menggosok-gosoknya dengan Tanah atau Sabun. Setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan dengan menggosok-gosoknya dengan tanah atau sabun.

  5. Setelah membersihkan bagian tubuh yang kotor dan tersembunyi, tangan perlu dicuci ulang. Caranya mengusap-usapkan tangan ke tanah/tembok kemudian dibilas air langsung atau dicuci dengan sabun baru dibilas.

  6. Melakukan gerakan wudhu yang sempurna seperti ketika kita akan akan salat, dimulai dari membasuh tangan sampai membasuh kaki.

  7. Kemudian, memasukkan tangan ke dalam air, sela pangkal rambut dengan jari-jari tangan sampai menyentuh kulit kepala. Jika sudah, guyur kepala sebanyak 3 kali. Pastikan pangkal rambut juga terkena air.

  8. Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air. Dimulai dari sisi yang kanan, lalu lanjutkan dengan sisi tubuh kiri.

  9. Pastikan seluruh lipatan kulit dan bagian tersembunyi ikut dibersihkan.

Demikian adalah niat hadas besar dan tata cara melakukannya. Setiap Muslim dapat menjalankan kewajiban bersuci dengan lebih baik. (NOV)

Baca juga: Tata Cara dan Doa Niat Mandi Hadas Besar untuk Laki-laki