Konten dari Pengguna

Papeda adalah Apa? Kenali Makanan Khas Timur Indonesia yang Unik Ini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Papeda adalah, Foto:Unsplash/Simon Spring
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Papeda adalah, Foto:Unsplash/Simon Spring

Papeda adalah salah satu kuliner tradisional yang kerap memancing rasa penasaran, terutama bagi mereka yang belum pernah mencicipinya secara langsung.

Ketika berbicara tentang kekayaan kuliner Indonesia, sering kali yang terlintas adalah makanan populer dari daerah yang lebih dikenal luas.

Namun, di balik itu semua, tersimpan beragam hidangan unik dari wilayah timur Indonesia yang tak kalah menarik untuk dikenali.

Papeda adalah Kuliner Tradisional dengan Ciri Khas yang Membuatnya Berbeda

Ilustrasi Papeda adalah, Foto:Unsplash/sutirta budiman

Dikutip dari laman binus.ac.id, papeda adalah makanan khas Indonesia yang berasal dari Maluku dan Papua, yang hingga kini masih dikenal luas di berbagai kalangan.

Selain hadir dalam tradisi masyarakat setempat, papeda juga mulai mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dijual oleh pedagang kaki lima, sehingga semakin akrab di lingkungan masyarakat, termasuk anak-anak sekolah.

Keberadaan ini menunjukkan bahwa papeda tidak hanya bertahan sebagai makanan tradisional, tetapi juga terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Papeda terbuat dari sagu yang diolah hingga memiliki tekstur khas, kemudian biasanya disajikan bersama ikan berkuah kuning serta sayur-sayuran.

Di wilayah Papua, khususnya di Raja Ampat, sagu dipandang sebagai bahan pangan yang memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat.

Ketika musim panen sagu tiba, masyarakat setempat mengadakan upacara sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, papeda juga menjadi makanan pokok bagi beberapa masyarakat adat, seperti Sentani dan Abrab di daerah Danau Sentani, Arso, hingga Manokwari.

Dalam berbagai acara adat atau kegiatan penting, papeda sering disajikan dan dibagikan kepada kerabat yang turut membantu jalannya acara, sehingga mencerminkan nilai kebersamaan dalam kehidupan sosial.

Di Maluku, khususnya pada suku Nuaulu di Pulau Seram, papeda memiliki peran dalam acara sonar monne, yaitu ritual yang berkaitan dengan perayaan masa pubertas anak perempuan.

Dalam konteks ini, papeda adalah makanan khas yang menjadi bagian dari tradisi yang dijalankan secara sakral dan tetap dijaga keberlangsungannya. (KIKI)

Baca juga: Devisa adalah Apa? Ini Cara Memahami Konsepnya Tanpa Ribet