Konten dari Pengguna

Pemisahan Campuran dengan Cara Filtrasi Didasarkan Perbedaan Apa? Cek di Sini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pemisahan campuran dengan cara filtrasi didasarkan pada perbedaan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemisahan campuran dengan cara filtrasi didasarkan pada perbedaan

Dalam pembelajaran sains, proses pemisahan campuran dengan cara filtrasi didasarkan pada perbedaan apa memang sering menjadi bahan pertanyaan.

Perlu diketahui, filter bekerja dengan menahan partikel padat sehingga bisa terpisah dengan partikel lainnya baik berbentuk cair ataupun gas.

Pemisahan Campuran dengan Cara Filtrasi Didasarkan Pada Perbedaan Ukuran Partikel

Ilustrasi pemisahan campuran dengan cara filtrasi didasarkan pada perbedaan. Foto: CDC / Unsplash

Sebelum membahas seputar pemisahan campuran dengan cara filtrasi didasarkan pada perbedaan apa, ketahui terlebih dahulu definisi filtrasi itu sendiri.

Filtrasi atau yang biasa disebut dengan penyaringan adalah proses memisahkan zat padat dari benda cair atau gas yang sebelumnya bercampur menjadi satu-kesatuan.

Praktik ini sangat sering dilakukan baik di lingkungan masyarakat maupun dalam dunia perindustrian.

Dalam buku IPA Terpadu, Djoko Arisworo, dkk (2006:138), dijelaskan bahwa pemisahan partikel dengan metode filtrasi didasarkan pada perbedaan ukuran partikel zat yang dipisahkan.

Prinsip kerjanya yakni filter atau media berpori akan menahan partikel berukuran besar agar tidak melewatinya.

Keefektifan prosesnya sendiri bergantung pada jenis dan ukuran pori filter, ukuran partikel, tekanan, suhu, serta viskositas fluida.

Jenis-Jenis Filtrasi

Ilustrasi pemisahan campuran dengan cara filtrasi didasarkan pada perbedaan. Foto: Talha Hassan / Unsplash

Berdasarkan penggunaan dan cara kerjanya, filtrasi dibedakan menjadi beberapa jenis, seperti filtrasi gravitasi, filtrasi tekanan, mikrofiltrasi, dan reverse osmosis. Berikut jenis-jenisnya:

1. Filtrasi Gravitasi

Sesuai namanya, prinsip kerja filtrasi gravitasi adalah memanfaatkan gaya gravitasi untuk memisahkan partikel padat dan cair. Contoh penerapannya yakni pada penyaringan air kopi dengan kertas saring.

2. Filtrasi Tekanan

Konsep filtrasi tekanan sering digunakan dalam pengolahan produk minuman dan air. Cara kerjanya yakni dengan memberi tekanan kuat untuk memaksa cairan atau gas mampu melewati saringan.

3. Mikrofiltrasi

Mikrofiltrasi sangat berguna di dunia farmasi dan medis karena mendukung untuk menghilangkan partikel-partikel kecil, sel darah, dan bakteri dari cairan.

4. Reverse Osmosis

Osmosis balik atau reverse osmosis menggunakan tekanan tinggi untuk membuat air dapat melewati membran semipermeabel. Hasilnya, air dari molekul dan ion terlarut akan terpisah dengan air.

Setelah mengetahui pemisahan campuran dengan cara filtrasi didasarkan pada perbedaan apa, bisa disimpulkan bahwa sistem filtrasi memiliki peran penting pada berbagai bidang kehidupan.

(NOV)

Baca juga: Cara Menghitung Diameter Lingkaran dengan Mudah