Pengelompokan Surah Ad-Dhuha ke dalam Surah Makkiyah dan Artinya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ayat ayat Al-Quran yang diturunkan sebagai wahyu dan disampaikan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad saw dibagi menjadi dua jenis, Surat Makkiyah dan Madaniyah. Surah Ad-Dhuha dikelompokkan ke dalam surah Makkiyah karena diturunkan di Kota Makkah.
Klasifikasi jenis surat di dalam Al-Quran didasarkan pada tempat Nabi Muhammad saw berada saat menerima wahyu tersebut. Wahyu yang turun di Kota Mekkah dikelompokkan menjadi surat Makiyah. Sedangkan wahyu yang turun pasca nabi hijrah ke Kota Madinah disebut surat Madaniyah.
Diturunkan di Kota Makkah, Surah Ad-Dhuha Dikelompokkan ke dalam Surah Makkiyah
Surah Ad-Dhuha dikelompokkan ke dalam surah Makkiyah karena diturunkan di Kota Mekkah. Surat ini terdapat di juz ketiga puluh dalam kitab suci Al-Quran.
Surat ini diturunkan pada saat Nabi Muhammad saw berada di Kota Mekah. Peristiwa ini menjadi dasar pengelompokan surat Ad Dhuha sebagai surah Makkiyah dengan jumlah ayatnya sebanyak 11 ayat.
Berikut ini redaksi lengkap firman Allah Swt termasuk tulisan latin dan arti dari QS Ad-Dhuha:
وَالضُّحٰى ۙ ١
wadl-dluḫâ
Demi waktu duha
وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰى ۙ ٢
wal-laili idzâ sajâ
dan demi waktu malam apabila telah sunyi,
مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰى ۗ ٣
mâ wadda‘aka rabbuka wa mâ qalâ
Tuhanmu (Nabi Muhammad) tidak meninggalkan dan tidak (pula) membencimu.
وَلَلْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْاُوْلٰى ۗ ٤
wa lal-âkhiratu khairul laka minal-ûlâ
Sungguh, akhirat itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan (dunia).
وَلَسَوْفَ يُعْطِيْكَ رَبُّكَ فَتَرْضٰى ۗ ٥
wa lasaufa yu‘thîka rabbuka fa tardlâ
Sungguh, kelak (di akhirat nanti) Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu sehingga engkau rida.
اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰى ۖ ٦
a lam yajidka yatîman fa âwâ
Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(-mu);
وَوَجَدَكَ ضَاۤلًّا فَهَدٰى ۖ ٧
wa wajadaka dlâllan fa hadâ
mendapatimu sebagai seorang yang tidak tahu (tentang syariat), lalu Dia memberimu petunjuk (wahyu);
وَوَجَدَكَ عَاۤىِٕلًا فَاَغْنٰى ۗ ٨
wa wajadaka ‘â'ilan fa aghnâ
dan mendapatimu sebagai seorang yang fakir, lalu Dia memberimu kecukupan?
فَاَمَّا الْيَتِيْمَ فَلَا تَقْهَرْ ۗ ٩
fa ammal-yatîma fa lâ taq-har
Terhadap anak yatim, janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.
وَاَمَّا السَّاۤىِٕلَ فَلَا تَنْهَرْ ١٠
wa ammas-sâ'ila fa lâ tan-har
Terhadap orang yang meminta-minta, janganlah engkau menghardik.
وَاَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْࣖ ١١
wa ammâ bini‘mati rabbika fa ḫaddits
Terhadap nikmat Tuhanmu, nyatakanlah (dengan bersyukur).
Pengelompokan surah ad-dhuha ke dalam surah Makkiyah dilatarbelakangi posisi saat Nabi menerima wahyu surat ini yang pada saat itu berada di kota Makkah. Hal ini menggambarkan betapa luasnya khazanah Islam yang menarik untuk terus dipelajari. (Win)
Baca juga: Daftar Ayat Surat Ad-Dhuha yang Terdapat Hukum Bacaan Tafkhim