Penjelasan Sistem Ekonomi yang Berhasil Ditemukan oleh Sumitro Djojohadikusumo
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumitro Djojohadikusumo adalah seorang ahli ekonomi yang berhasil menemukan sistem ekonomi yang menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian perekonomian Indonesia pada masa awal kemerdekaan.
Periode tersebut ditandai oleh kondisi ekonomi yang belum stabil serta masih kuatnya pengaruh perusahaan asing. Situasi tersebut mendorong munculnya berbagai gagasan untuk memperkuat peran masyarakat Indonesia dalam kegiatan ekonomi nasional.
Sistem Ekonomi Gerakan Benteng, Sistem Ekonomi yang Berhasil Ditemukan oleh Sumitro Djojohadikusumo
Sumitro Djojohadikusumo adalah seorang ahli ekonomi yang berhasil menemukan sistem ekonomi apa? Mengutip dari situs mediakeuangan.kemenkeu.go.id, berikut adalah penjelasannya.
Gagasan yang diprakarsai Sumitro dikenal sebagai Sistem Ekonomi Gerakan Benteng atau Program Benteng. Kebijakan ini dirumuskan ketika Sumitro menjabat sebagai Menteri Perindustrian pada tahun 1950.
Tujuan utamanya yaitu memberikan ruang lebih besar bagi pengusaha Indonesia agar mampu berkembang dan membentuk kelompok pengusaha nasional yang lebih kuat. Pemerintah memberikan dukungan melalui fasilitas seperti lisensi impor dan kredit khusus.
Program Benteng tidak muncul secara tiba-tiba. Sebelumnya, Sumitro telah mengembangkan pemikiran mengenai pentingnya industrialisasi dan keterlibatan pemerintah dalam mengarahkan perekonomian.
Gagasan tersebut kemudian dituangkan dalam rencana Sumitro yang mendorong pembangunan industri dasar, seperti industri semen, tekstil, pupuk, percetakan, dan berbagai sektor penunjang lainnya.
Rencana tersebut diarahkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap barang impor serta memperkuat kemampuan produksi dalam negeri.
Dalam pelaksanaannya, Program Benteng berlangsung sekitar tahun 1950 hingga tahun 1957. Kebijakan ini mengalami berbagai perubahan dan menghadapi sejumlah kendala.
Salah satu penyempurnaannya dilakukan ketika Sumitro kembali menjabat sebagai Menteri Keuangan pada tahun 1955.
Persyaratan yang sebelumnya lebih menekankan identitas kemudian diarahkan pada ketentuan teknis, termasuk kewajiban membayar uang muka tertentu bagi pemohon lisensi impor.
Perubahan tersebut menunjukkan adanya upaya menilai kemampuan dan kesungguhan pelaku usaha.
Walaupun Program Benteng kemudian tidak lagi menjadi landasan utama kebijakan ekonomi setelah arah pembangunan berubah pada tahun 1957, program tersebut tetap tercatat dalam sejarah ekonomi Indonesia.
Kebijakan ini turut membuka ruang bagi munculnya sejumlah pengusaha nasional dan menjadi salah satu bagian dari proses panjang pembentukan struktur ekonomi yang lebih mandiri.
Sumitro Djojohadikusumo adalah seorang ahli ekonomi yang berhasil menemukan sistem ekonomi dan memprakarsai Sistem Ekonomi Gerakan Benteng. (Dista)
Baca Juga: Ilmu Ekonomi adalah Studi tentang Cara Masyarakat Apa? Cari Tahu di Sini