Konten dari Pengguna

Perkecambahan adalah Proses Pertumbuhan Tanaman, Ini Penjelasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perkecambahan adalah. Unsplash.com/Elly M
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perkecambahan adalah. Unsplash.com/Elly M

Perkecambahan adalah tahap pertama yang sangat penting dalam proses pertumbuhan tanaman. Proses ini terlihat sebagai perubahan biji tanaman menjadi kecambah.

Proses ini merupakan rangkaian perubahan morfologi, fisiologi, dan biokimia tumbuhan yang berlangsung secara berurutan dan juga saling berkaitan.

Pada tahap perkecambahan, embrio tanaman yang sebelumnya berada dalam keadaan tidak aktif melakukan metabolisme dan tumbuh. Hasilnya dapat dilihat mata sebagai kecambah yang akan berkembang menjadi tanaman.

Perkecambahan adalah Perubahan Benih Tanaman Jadi Kecambah

Ilustrasi Perkecambahan adalah. Unsplash.com/Mubinuddoula Arefin

Dikutip dari repository.pertanian.go.id, proses perkecambahan adalah saat benih tanaman memperoleh air yang cukup. Pada saat inilah perkecambahan akan dimulai.

Air masuk ke dalam benih tanaman melalui proses imbibisi. Penyerapan air pada tahap ini menyebabkan kulit benih melunak, sehingga jaringan di dalam benih mengalami hidrasi.

Kondisi lembab karena air mengaktifkan kembali protoplasma, sel, serta berbagai enzim yang sebelumnya berada dalam keadaan tidak aktif.

Kecepatan penyerapan air oleh benih dipengaruhi beberapa faktor, seperti permeabilitas kulit benih, tingkat kemasakan, komposisi kimia, suhu, dan ketersediaan oksigen.

Setelah benih menyerap air, aktivitas metabolisme akan meningkat. Respirasi berlangsung lebih aktif untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan dalam pertumbuhan tanaman.

Aktivitas enzim turut meningkat hingga cadangan makanan yang tersimpan di dalam benih seperti karbohidrat, lemak, dan protein diuraikan menjadi bentuk sederhana dan mudah dipindahkan ke bagian embrio yang sedang tumbuh.

Tahap selanjutnya adalah pemanfaatan hasil penguraian cadangan makanan. Zat-zat tersebut menuju titik tumbuh dan digunakan untuk proses pembentukan sel-sel baru.

Energi yang dihasilkan ini digunakan untuk mendukung pembelahan, pembesaran, dan perkembangan sel. Dengan begitu, cadangan makanan dalam biji menjadi sumber energi dan bahan pembangun utama kecambah pada fase awal kehidupannya.

Secara morfologis, perkembangan kecambah terlihat mata manusia pada saat struktur embrio menembus kulit benih. Umumnya, bagian akar embrio atau radikula akan muncul terlebih dahulu.

Akar akan berkembang untuk menyerap air dan mineral dari media tumbuh. Kemudian bagian pucuk atau tunas berkembang dan membentuk batang serta daun secara bertahap.

Pada awal pertumbuhan, daun kecambah belum bisa berfotosintesis secara optimal. Sebab itu, kecambah masih bergantung sepenuhnya pada cadangan makanan yang tersimpan di dalam biji.

Saat daun berkembang dan mulai berfungsi, tanaman secara bertahap beralih menjadi mandiri melalui fotosintesis.

Perkecambahan adalah awal dari proses pertumbuhan tanaman yang berlangsung secara bertahap. Kualitas benih tanaman nantinya berpengaruh terhadap keberhasilan proses ini. (Aya)

Baca juga: Agronomis adalah Apa? Ini Pengertian dan Penjelasannya