Produk Non Pangan dari Tanaman Herbal beserta Manfaatnya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Produk non pangan dari tanaman herbal menjadi salah satu topik menarik yang semakin banyak mendapat perhatian di tengah perkembangan gaya hidup masyarakat.
Berbagai tanaman yang tumbuh di sekitar lingkungan ternyata menyimpan potensi yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan beragam produk bernilai guna.
7 Produk Non Pangan dari Tanaman Herbal di Lingkungan Sekitar
Produk non pangan dari tanaman herbal beserta manfaatnya dapat ditemukan dalam berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari perawatan tubuh hingga pewangi ruangan.
Dikutip dari laman farmalkes.kemkes.go.id, dan id.scribd.com, tanaman herbal yang tumbuh di sekitar tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan atau minuman, tetapi juga bisa diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Pemanfaatan tersebut menjadi salah satu cara untuk mengembangkan potensi tanaman herbal menjadi barang yang bermanfaat bagi masyarakat. Produk non pangan merupakan hasil olahan yang tidak ditujukan untuk dikonsumsi sebagai makanan.
Bahan bakunya dapat berasal dari berbagai bagian tanaman, seperti daun, bunga, batang, akar, maupun gel tanaman. Berikut beberapa jenis produk non pangan dari tanaman herbal beserta manfaatnya.
1. Minyak Esensial Lavender
Minyak esensial lavender dibuat dari bunga lavender yang diolah menjadi minyak beraroma khas. Produk ini sering dimanfaatkan sebagai bahan aromaterapi untuk menciptakan suasana yang lebih tenang dan nyaman. Aromanya juga dapat membantu relaksasi sebelum tidur. Meski demikian, manfaatnya untuk mengatasi insomnia atau kecemasan tidak dapat dipastikan pada setiap orang.
2. Sabun Herbal Lidah Buaya
Sabun herbal lidah buaya merupakan produk perawatan tubuh yang menggunakan gel lidah buaya sebagai salah satu bahan tambahannya. Kandungan tersebut dapat membantu menjaga kelembapan kulit dan memberikan sensasi menenangkan. Produk ini dapat digunakan sebagai alternatif sabun untuk membersihkan tubuh, tetapi kecocokannya tetap bergantung pada kondisi kulit dan komposisi produk.
3. Lip Balm Peppermint
Lip balm peppermint merupakan produk perawatan bibir yang dapat dibuat menggunakan minyak kelapa, shea butter, dan minyak peppermint yang diformulasikan secara tepat. Produk ini berfungsi membantu menjaga kelembapan bibir, mengurangi kekeringan, serta membuat bibir terasa lebih nyaman. Penggunaan bahan yang sesuai takaran juga penting untuk menghindari iritasi, terutama pada kulit bibir yang sensitif.
4. Minyak Cengkih
Minyak cengkih diperoleh melalui pengolahan bagian tanaman cengkih dan memiliki aroma khas. Produk ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan dalam formulasi pengusir serangga, produk kebersihan mulut, maupun sediaan perawatan tertentu. Namun, minyak cengkih dalam bentuk pekat perlu digunakan secara hati-hati karena dapat menyebabkan iritasi. Penggunaan pada kulit atau mulut sebaiknya mengikuti petunjuk produk yang aman.
5. Minyak Serai Wangi
Minyak serai wangi dihasilkan melalui penyulingan daun dan batang serai wangi. Menurut Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian, minyak ini dimanfaatkan sebagai bahan baku sabun, parfum, kosmetik, antiseptik, aromaterapi, dan pestisida nabati.
Aromanya yang segar membuat minyak serai wangi cocok digunakan dalam produk pewangi dan perawatan tubuh. Selain itu, minyak ini juga dapat menjadi bahan dalam produk pengusir serangga.
6. Lilin Aromaterapi Herbal
Lilin aromaterapi herbal dibuat dengan menambahkan minyak esensial dari tanaman tertentu ke dalam bahan lilin. Contohnya adalah lilin dengan aroma lavender atau kenanga. Produk ini dapat digunakan sebagai pengharum ruangan dan membantu menciptakan suasana yang nyaman untuk beristirahat. Penggunaan lilin perlu disertai pengawasan dan dijauhkan dari benda yang mudah terbakar.
7. Kosmetik Berbahan Herbal
Tanaman herbal juga dapat diolah menjadi berbagai produk kosmetik, seperti losion, masker wajah, sampo, dan produk perawatan rambut. Serai wangi, misalnya, digunakan sebagai bahan pewangi dalam sabun, parfum, losion, dan sampo.
Produk kosmetik berbahan herbal dapat membantu membersihkan, melembapkan, dan merawat kulit atau rambut sesuai dengan formulasi serta kandungan bahan yang digunakan.
Itulah deretan produk non pangan dari tanaman herbal yang memiliki beragam kegunaan, mulai dari perawatan kulit dan bibir hingga pengharum ruangan serta pengusir serangga. Pemanfaatan tanaman tersebut juga membuka peluang usaha melalui pengolahan bahan alam menjadi produk yang memiliki nilai tambah. (Idaf)
Baca juga: Daya Angkut Air yang Disebabkan oleh Transpirasi pada Tumbuhan