Konten dari Pengguna

Rincian Apa yang Harus Dipersiapkan Sebelum Naik Pesawat untuk Pertama Kali

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa yang Harus Dipersiapkan Sebelum Naik Pesawat, Foto:Unsplash/Ross Parmly
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa yang Harus Dipersiapkan Sebelum Naik Pesawat, Foto:Unsplash/Ross Parmly

Apa yang harus dipersiapkan sebelum naik pesawat untuk pertama kali menjadi hal yang penting diperhatikan ketika seseorang akan menjalani pengalaman pertama bepergian melalui jalur udara.

Berbeda dengan perjalanan menggunakan kendaraan darat, penerbangan memiliki alur dan prosedur tersendiri yang perlu dipahami sejak sebelum berangkat.

Bagi sebagian orang, suasana bandara yang luas, antrean penumpang, pemeriksaan keamanan, hingga berbagai informasi mengenai jadwal penerbangan mungkin terasa cukup asing.

Mengenal Apa yang Harus Dipersiapkan Sebelum Naik Pesawat untuk Pertama Kali agar Perjalanan Lebih Nyaman

Ilustrasi Apa yang Harus Dipersiapkan Sebelum Naik Pesawat, Foto:Unsplash/John McArthur

Apa yang harus dipersiapkan sebelum naik pesawat untuk pertama kali perlu diperhatikan sejak sebelum hari keberangkatan agar perjalanan dapat berlangsung lebih teratur.

Pengalaman pertama menggunakan pesawat dapat terasa berbeda karena terdapat sejumlah tahapan yang perlu dilalui, mulai dari persiapan tiket hingga proses di bandara.

Oleh karena itu, berbagai kebutuhan penerbangan sebaiknya disiapkan dengan baik dan tidak dilakukan secara terburu-buru.

Tiket pesawat dapat dipesan lebih awal, yaitu sekitar satu hingga tiga bulan untuk penerbangan domestik dan lebih dari tiga bulan untuk penerbangan internasional.

Pemilihan jadwal penerbangan juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan karena penerbangan lebih awal dapat membantu menghindari kemungkinan penundaan yang semakin sering terjadi sepanjang hari.

Berdasarkan infromasi dari livelikeitstheweekend.com, pemilihan kursi dapat dilakukan ketika tersedia, terutama bagi penumpang yang memiliki preferensi terhadap kursi dekat jendela atau lorong.

Kebutuhan bantuan khusus, perjalanan bersama bayi atau hewan peliharaan, serta kebutuhan makanan tertentu juga dapat disampaikan kepada maskapai sebelumnya.

Selain itu, check-in secara daring melalui situs atau aplikasi maskapai dapat dilakukan sekitar 24 jam sebelum penerbangan sehingga antrean di bandara dapat dipersingkat.

Kebijakan bagasi juga perlu dipahami sebelum barang dimasukkan ke dalam koper. Setiap maskapai memiliki ketentuan tersendiri mengenai ukuran, berat, jumlah bagasi, dan biaya bagasi tercatat.

Barang yang tidak diperbolehkan masuk ke pesawat juga harus diperhatikan agar proses pemeriksaan dapat berjalan lebih mudah. Jika hanya membawa bagasi kabin, ukuran dan jumlah barang perlu disesuaikan dengan ketentuan maskapai.

Selain kebutuhan utama, hiburan selama penerbangan dapat disiapkan terlebih dahulu.

Film, acara televisi, permainan, musik, atau podcast sebaiknya diunduh sebelum tiba di bandara, terutama karena beberapa penerbangan domestik mungkin tidak menyediakan layar hiburan.

Barang yang mendukung kenyamanan, seperti botol minum yang dapat digunakan kembali, headphone, bantal leher, kabel pengisi daya, dan camilan, juga dapat dibawa selama penerbangan.

Apa yang harus dipersiapkan sebelum naik pesawat

Pada hari keberangkatan, dokumen penting harus diperiksa kembali. Identitas diperlukan untuk penerbangan domestik, sedangkan paspor diperlukan untuk penerbangan internasional.

Informasi penerbangan dan dokumen asuransi perjalanan juga sebaiknya mudah diakses. Pakaian yang nyaman dan terdiri atas beberapa lapisan dapat membantu menyesuaikan diri dengan suhu di dalam pesawat.

Waktu kedatangan di bandara juga perlu diperhatikan, yakni setidaknya dua jam sebelum penerbangan domestik dan tiga jam sebelum penerbangan internasional.

Setelah check-in dan bagasi tercatat, penumpang perlu melewati pemeriksaan keamanan. Identitas dan boarding pass sebaiknya berada di tempat yang mudah dijangkau.

Barang dari kantong, jaket, aksesori berukuran besar, cairan atau gel, serta perangkat elektronik tertentu mungkin perlu dikeluarkan sesuai arahan petugas.

Setelah melewati pemeriksaan, lokasi gerbang keberangkatan perlu diketahui lebih awal karena pintu pesawat dapat ditutup beberapa menit sebelum jadwal keberangkatan.

Selama penerbangan, penumpang dapat memberi tahu awak kabin bahwa penerbangan tersebut merupakan pengalaman pertama. Demonstrasi keselamatan perlu diperhatikan, sedangkan mode pesawat harus diaktifkan ketika diminta.

Asupan air juga perlu dijaga karena udara di dalam pesawat cenderung kering. Jika telinga terasa tertekan akibat perubahan tekanan kabin, mengunyah permen karet atau menguap dapat membantu.

Ketika terjadi turbulensi, sabuk pengaman tetap perlu dikenakan dan arahan awak kabin harus diikuti.

Setelah pesawat mendarat, sabuk pengaman tetap terpasang hingga pesawat tiba di gerbang. Penumpang kemudian dapat mengikuti petunjuk menuju area pengambilan bagasi apabila membawa bagasi tercatat.

Informasi mengenai lokasi bagasi dapat dilihat melalui aplikasi maskapai atau layar di area pengambilan bagasi. Setelah barang diperoleh, perjalanan dapat dilanjutkan menuju area transportasi darat sesuai kebutuhan. (DANI)

Baca juga: Kenapa Harga Hotel Bisa Berbeda untuk Tanggal yang Berbeda? Ini Alasannya