Konten dari Pengguna

Sebutan Gambar Awal yang akan Dijadikan atau Dibuat Lukisan, Cek di Sini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sebutan Gambar Awal yang Akan Dijadikan atau Dibuat Lukisa, Foto:Unsplash/Helena Lopes
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sebutan Gambar Awal yang Akan Dijadikan atau Dibuat Lukisa, Foto:Unsplash/Helena Lopes

Gambar awal yang akan dijadikan atau dibuat lukisan disebut dengan istilah tertentu dalam proses berkarya seni rupa.

Sebelum lukisan menampilkan warna, bentuk, dan detail yang lengkap, biasanya terdapat tahap awal yang membantu pelukis menuangkan gagasan ke dalam bentuk visual.

Goresan pertama tersebut dapat menjadi acuan untuk menentukan objek, posisi, ukuran, serta komposisi yang akan dikembangkan pada tahap berikutnya.

Sketsa: Gambar Awal yang Dijadikan atau Dibuat Lukisan

Ilustrasi Sebutan Gambar Awal yang Akan Dijadikan atau Dibuat Lukisa, Foto:Unsplash/Logan Voss

Dikutip dari laman liveabout.com, gambar awal yang akan dijadikan atau dibuat lukisan disebut dengan sketsa.

Sketsa merupakan rancangan gambar kasar atau garis besar yang sifatnya masih sementara.

Dalam proses pembuatan lukisan, sketsa dibuat terlebih dahulu sebagai gambaran awal sebelum dikembangkan menjadi karya yang lebih lengkap.

Bentuknya dapat berupa garis-garis sederhana yang membantu menunjukkan rancangan gambar secara keseluruhan. Meskipun masih bersifat sementara, keberadaan sketsa memiliki peran penting dalam mempersiapkan proses pembuatan lukisan.

Dengan adanya rancangan awal, bentuk yang hendak dibuat dapat dipikirkan dan disusun terlebih dahulu sehingga proses berikutnya menjadi lebih mudah dilakukan.

Pembuatan sketsa bertujuan untuk merencanakan bentuk yang akan digunakan dalam lukisan. Melalui rancangan kasar tersebut, gambaran mengenai bentuk dapat disiapkan sebelum masuk ke tahap pembuatan lukisan akhir.

Sketsa menjadi acuan awal sehingga gambar yang akan dikembangkan memiliki rancangan yang lebih jelas. Dengan demikian, proses menggambar tidak langsung dilakukan pada tahap akhir, tetapi diawali dengan membuat garis besar sebagai persiapan.

Selain membantu merencanakan bentuk, sketsa juga bertujuan untuk menghindari kesalahan. Ketika rancangan awal sudah dibuat, bagian-bagian yang masih kurang sesuai dapat diperhatikan terlebih dahulu.

Jika terdapat kesalahan pada gambar awal, perbaikannya dapat dilakukan pada tahap sketsa sebelum gambar dilanjutkan menjadi lukisan akhir. Hal tersebut membuat proses pembuatan karya seni menjadi lebih terarah karena rancangan telah dipersiapkan sebelumnya.

Sketsa juga dapat mempermudah proses pembuatan lukisan akhir. Rancangan yang telah dibuat memberikan gambaran dasar mengenai bentuk yang akan dikembangkan.

Oleh sebab itu, proses selanjutnya dapat dilakukan dengan mengacu pada sketsa yang sudah tersedia. Gambar yang semula masih berupa garis besar kemudian dapat dilanjutkan sesuai dengan rancangan tersebut hingga menjadi lukisan akhir.

Dengan demikian, sketsa merupakan gambar awal yang dibuat dalam bentuk rancangan kasar atau garis besar dan masih bersifat sementara.

Pembuatan sketsa memiliki beberapa tujuan, yaitu merencanakan bentuk, menghindari kesalahan, serta mempermudah proses pembuatan lukisan akhir.

Keberadaan rancangan awal tersebut membantu proses pembuatan lukisan dilakukan berdasarkan gambaran yang telah disiapkan sebelumnya. (KIKI)

Baca juga: Gambar Dekoratif adalah Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya