Konten dari Pengguna

Sejarah Kemunculan Manusia Purba Pertama Kali di Muka Bumi untuk Wawasan

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sejarah Kemunculan Manusia Purba Pertama Kali di Muka Bumi. Unsplash.com/Eugene Zhyvchik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Kemunculan Manusia Purba Pertama Kali di Muka Bumi. Unsplash.com/Eugene Zhyvchik

Manusia purba pertama kali muncul dimuka bumi diperkirakan pada zaman apa? Pertanyaan ini sangat menarik para peneliti dan para sejarawan dunia. Manusia purba adalah bagian dari sejarah evolusi manusia.

Proses evolusi manusia telah berlangsung melalui proses yang sangat panjang dan tentunya tidak terjadi secara tiba-tiba dalam waktu singkat.

Manusia Purba Pertama Kali Muncul di Muka Bumi Pada Zaman Neogen

Ilustrasi Sejarah Kemunculan Manusia Purba Pertama Kali di Muka Bumi. Unsplash.com/Johannes Plenio

Manusia purba pertama kali muncul dimuka bumi diperkirakan pada zaman apa? Mengutip penjelasan Natural History Museum, garis keturunan manusia mulai berpisah dari garis keturunan simpanse dan bonobo terjadi pada sekitar tujuh juta tahun yang lalu.

Sejarah peristiwa tersebut adalah salah satu tahap awal dalam sejarah evolusi manusia yang berlangsung, terutama di wilayah Afrika.

Maka secara geologis, manusia purba pertama kali muncul pada zaman kemunculan nenek moyang manusia yang berlangsung pada Zaman Neogen, khususnya sekitar Miosen Akhir pada tujuh juta tahun lalu.

Di periode tersebut mulai ditemukan kelompok hominin awal, yaitu makhluk yang memiliki hubungan kekerabatan lebih dekat dengan manusia dibandingkan dengan simpanse.

Salah satu contohnya adalah jenis Sahelanthropus tchadensis. Dimana fosil tengkoraknya diperkirakan berusia sekitar enam hingga tujuh juta tahun yang ditemukan di wilayah Chad.

Sekitar enam juta tahun yang lalu, muncul Orrorin tugenensis. Fosil tulang kakinya menunjukkan adanya kemampuan berjalan menggunakan dua kaki atau bipedalisme.

Penemuan tersebut menjadi salah satu ciri penting dalam perkembangan garis keturunan manusia. Setelah itu, berbagai jenis australopithecine ikut berkembang di Afrika.

Salah satu jenisnya yang paling terkenal adalah Australopithecus afarensis, termasuk individu yang dikenal sebagai Lucy, yang hidup pada sekitar 3,2 juta tahun lalu.

Sekitar dua juta tahun lalu, beberapa kelompok australopithecine juga telah berkembang dan beradaptasi dengan berbagai lingkungan di Afrika.

Dari kelompok semacam ini yang diperkirakan muncul genus Homo. Kemudian mencakup berbagai spesies manusia purba lainnya seperti Homo habilis, Homo erectus, Homo heidelbergensis, Neanderthal, dan lainnya.

Sedangkan Homo sapiens sebagai manusia modern, baru berevolusi di Afrika sekitar 200.000 tahun lalu. Kemudian dari Afrika, manusia modern kemudian bermigrasi ke berbagai wilayah di seluruh dunia.

Manusia purba tidak muncul hanya pada satu masa secara serentak, melainkan melalui proses evolusi yang berlangsung selama jutaan tahun lamanya.

Bukti penemuan fosil dan DNA menunjukkan bahwa evolusi manusia adalah sebuah pohon kekerabatan yang kompleks. Kekerabatan tersebut terdiri atas banyak spesies, percabangan, adaptasi, dan kepunahan.

Sebelum akhirnya Homo sapiens menjadi satu-satunya spesies manusia yang masih bertahan hingga modern ini. Itulah proses yang menggambarkan kemunculan manusia purba pertama kali di muka bumi ini. (Win)

Baca juga: Keragaman Suku dan Budaya yang Dimiliki sebagai Kekayaan Bangsa