Konten dari Pengguna

Shoyu Ramen adalah Ramen dengan Kuah Apa? Ini Penjelasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi shoyu ramen adalah. unsplash/crystalsjo
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi shoyu ramen adalah. unsplash/crystalsjo

Shoyu ramen adalah salah satu jenis ramen yang memiliki sejarah panjang dalam kuliner Jepang. Ramen ini dikenal dengan kuah bening dan cita rasa gurih yang seimbang.

Hingga kini, shoyu ramen masih menjadi salah satu jenis ramen yang banyak digemari, baik di Jepang maupun berbagai negara.

Shoyu Ramen adalah Ramen dengan Kuah Bening

ilustrasi shoyu ramen adalah. unsplash/janicetea

Shoyu ramen adalah ramen dengan kuah bening yang menggunakan kecap asin Jepang atau shoyu sebagai salah satu bahan pemberi rasa utama. Kuahnya dapat dibuat dengan memadukan kaldu ayam, babi, makanan laut, atau sayuran dengan berbagai bumbu aromatik.

Berdasarkan penjelasan yamachanramen.com, shoyu ramen dikenal sebagai salah satu dari “Empat Jenis Ramen Utama” di Jepang. Jenis ramen ini diyakini berasal dari Tokyo dan memiliki karakter kuah yang ringan serta bersih di mulut, tetapi tetap kaya akan rasa umami.

Aroma kecap asin cukup menonjol dan berpadu dengan rasa alami dari kaldu ayam atau makanan laut. Salah satu unsur penting dalam shoyu ramen yaitu tare, yaitu saus bumbu atau bahan dasar yang memberikan rasa pada kuah ramen.

Karakter tare dapat berbeda di setiap kedai. Ada yang memiliki rasa tajam dan segar, sementara varian lainnya menawarkan cita rasa yang lebih kaya dengan aroma panggang yang lembut.

Selain tare, terdapat dashi atau kaldu dasar yang membantu memperkuat karakter shoyu. Dashi dapat dibuat dari ayam atau makanan laut sehingga kuah tetap memiliki kedalaman rasa tanpa membuat kecap asin terasa terlalu dominan.

Shoyu ramen juga menggunakan kōmi abura atau minyak penambah aroma. Minyak tersebut dapat berupa lemak ayam, minyak daun bawang, atau minyak dari makanan laut. Penggunaannya tidak berlebihan agar dapat melengkapi rasa shoyu tanpa menutupinya.

Mi yang digunakan dalam shoyu ramen biasanya berukuran sedang hingga tipis dan memiliki bentuk keriting. Bentuk tersebut membantu mi menahan kuah sehingga perpaduan antara mi dan kuah terasa lebih harmonis dalam setiap suapan.

Shoyu ramen memiliki sejarah panjang yang diperkirakan bermula pada awal abad ke-20 di Tokyo. Jenis ramen ini kemudian menjadi salah satu varian yang mendapatkan popularitas luas di Jepang karena menawarkan cita rasa sederhana, tetapi tetap kaya dan memuaskan.

Kemunculan shoyu ramen sering dikaitkan dengan imigran asal China yang membawa teknik pembuatan mi ke Jepang. Seiring waktu, teknik tersebut disesuaikan dengan selera masyarakat Jepang.

Salah satu perubahan pentingnya adalah penggunaan kecap asin dalam kuah yang menghasilkan karakter khas shoyu ramen.

Hingga kini, shoyu ramen tetap menjadi salah satu jenis ramen yang digemari. Dengan kuah bening berbahan dasar shoyu, perpaduan kaldu, tare, dashi, dan minyak aromatik, shoyu ramen adalah salah satu hidangan yang memiliki karakter khas dalam kuliner Jepang. (Rahma)

Baca juga: Jeruk Nagami adalah Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya