Konten dari Pengguna

Siapa Bujang Kurap dalam Cerita Rakyat Sumatra Selatan? Ini Jawabannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi siapa Bujang Kurap dalam cerita rakyat Sumatra Selatan?,  Foto: Pixabay/DariuszSankowski
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi siapa Bujang Kurap dalam cerita rakyat Sumatra Selatan?, Foto: Pixabay/DariuszSankowski

Siapa Bujang Kurap dalam cerita rakyat Sumatra Selatan? Nama ini merupakan nama yang tidak asing yang merupakan seorang bujang berasal dari Sumatra Selatan. Karya ceritanya merupakan mahakarya sastra dan berdenyut pada masyarakat Lubuklinggau.

Kisah Bujang Kurap bukan sekadar cerita dongeng, akan tetapi memiliki makna dan pesan moral yang mendalam. Ceritanya juga memberikan nilai-nilai luhur dan kearifan lokal, serta memberikan pelajaran hidup yang relevan.

Siapa Bujang Kurap dalam Cerita Rakyat Sumatra Selatan yang Terkenal?

Ilustrasi siapa Bujang Kurap dalam cerita rakyat Sumatra Selatan?, Foto: Pixabay/ilovechile-travel

Dikutip dari situs portalbpsdm.jambiprov.go.id, siapa Bujang Kurap dalam cerita rakyat Sumatra Selatan? Bujang Kurap merupakan pengembara berwajah buruk rupa yang memiliki penyakit kulit kurap. Kondisinya tersebut membuat si Bujang mendapatkan pengucilan sejak kecil.

Namun, meskipun kehidupannya penuh dengan pengucilan, hatinya sangat baik, ia memiliki tekad yang mulia. Bujang Kurap merupakan sosok pemuda yang sakti dan pemberani.

Bujang memilih meninggalkan kampung halaman dan berkelana untuk menimba ilmu kesaktian.

Dalam perjalanan, sang Bujang kerap membantu masyarakat yang ditemui, seperti dirinya mengajarkan ilmu bela diri, dan membawa kemakmuran untuk masyarakat sekitar.

Kisah Bujang Kurap penuh dengan pesan moral yang mendalam dan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, cerita rakyat tersebut mengajarkan agar manusia tidak selalu melihat dari sisi luar saja.

Contohnya seperti menilai penampilan fisik yang kurang menarik. Namun, penampilan fisik buruk bukan berarti memiliki hati dan budi pekerti yang buruk rupa juga.

Cerita rakyat ini memiliki kandungan makna tentang mengutuk ingkar janji dan tidak boleh melupakan kebaikan orang lain. Cerita ini memberikan pesan bahwa apabila ditolong, seharusnya mengucapkan rasa terima kasih.

Ketiga, cerita Bujang Kurap memiliki makna tentang keadilan. Seperti yang ada dalam cerita yaitu balasan yang datang berupa banjir bandang sehingga menciptakan Danau Rayo.

Balasan tersebut datang untuk menyadarkan manusia untuk tidak serakah dan sombong. Selain itu, cerita rakyat ini mengajarkan tentang ketabahan saat merasa dikucilkan.

Demikian merupakan jawaban dari siapa Bujang Kurap dalam cerita rakyat Sumatera Selatan. Seorang pemuda berisik buruk rupa, akan tetapi dirinya merupakan pria sakti dan berhati baik. (Sis)

Baca juga: Legenda Bukit Batu Tjilik Riwut yang Bikin Penasaran