Siapa yang Menemukan Telepon? Kisah di Balik Lahirnya Alat Komunikasi Modern
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembahasan mengenai siapa yang menemukan telepon menjadi menarik, terutama karena teknologi komunikasi tidak muncul begitu saja dalam satu waktu.
Ada rangkaian perubahan, pemikiran, dan perkembangan teknologi yang melatarbelakanginya.
Dari kebutuhan sederhana untuk mendengar suara dari tempat yang berjauhan, perjalanan menuju alat komunikasi modern pun mulai terbentuk.
Siapa yang Menemukan Telepon dan Awal Mula Penemuannya
Siapa yang menemukan telepon menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah komunikasi manusia.
Telepon pertama dikembangkan oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876, setelah melalui proses penelitian yang cukup panjang mengenai suara dan cara mengirimkannya melalui kabel.
Bell merupakan ilmuwan kelahiran Skotlandia yang sejak usia muda telah memiliki ketertarikan terhadap mekanisme bicara.
Ketertarikan tersebut tidak terlepas dari lingkungan keluarganya karena ayah dan kakeknya dikenal sebagai pakar dalam bidang elokusi. Dari ketertarikan tersebut, Bell mulai melakukan berbagai penelitian yang kemudian mengarah pada pengembangan perangkat komunikasi.
Proses penemuan telepon bermula pada tahun 1871 ketika Bell mulai mengerjakan telegraf harmonik. Penelitian itu berkaitan dengan pengembangan perangkat yang memungkinkan pesan dikirim menggunakan kabel.
Berdasarkan informasi dari rri.co.id, pada 1870, Bell bersama keluarganya berimigrasi ke Kanada, kemudian setahun setelahnya ia pindah ke Amerika Serikat untuk mengajar.
Di sana, Bell mengembangkan sistem visible speech yang dibuat oleh ayahnya untuk membantu anak-anak tunarungu belajar berbicara.
Pada 1872, Bell mendirikan sekolah di Boston untuk melatih guru-guru tunarungu. Sekolah tersebut kemudian menjadi bagian dari Universitas Boston, tempat Bell diangkat sebagai profesor fisiologi vokal pada 1873. Ia resmi menjadi warga negara Amerika Serikat pada 1882.
Ketertarikan Bell terhadap transmisi suara terus berkembang. Pada 1875, ia menciptakan penerima sederhana yang mampu mengubah listrik menjadi suara.
Pada masa yang sama, sejumlah ilmuwan lain, termasuk Antonio Meucci, juga mengembangkan gagasan serupa. Hal tersebut kemudian menimbulkan perdebatan mengenai penemu telepon.
Bell memperoleh paten telepon pada 7 Maret 1876, lalu perangkat tersebut berkembang dengan pesat. Dalam waktu satu tahun, jaringan telepon pertama dibangun di Connecticut dan Bell Telephone Company didirikan pada 1877.
Bell memiliki sepertiga saham perusahaan tersebut dan kemudian menjadi orang kaya.
Siapa yang menemukan telepon? Pada 1880, Bell menerima Penghargaan Volta dari Prancis atas penemuannya.
Dana tersebut digunakan untuk mendirikan Volta Laboratory di Washington, tempat ia melanjutkan eksperimen mengenai komunikasi, penelitian medis, serta teknik pengajaran bicara bagi tunarungu.
Alexander Graham Bell meninggal dunia pada 2 Agustus 1922 di rumahnya di Nova Scotia. Namanya tetap dikenang sebagai salah satu ilmuwan dan penemu terkemuka dalam sejarah. (DANI)
Baca juga: Asal Usul Nama Kota Surabaya Menurut Cerita Rakyat Jawa Timur