Konten dari Pengguna

Siraru adalah Apa? Temukan Pengertiannya di Sini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ILustrasi Siraru adalah. Foto: Unsplash/Morten Jakob Pedersen
zoom-in-whitePerbesar
ILustrasi Siraru adalah. Foto: Unsplash/Morten Jakob Pedersen

Siraru adalah sebutan yang mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang, meskipun bentuknya cukup mudah dikenali ketika musim hujan tiba. Serangga kecil bersayap ini biasanya muncul dalam jumlah banyak pada malam hari dan berkumpul di sekitar sumber cahaya.

Tidak jarang, kehadirannya meninggalkan banyak sayap di lantai atau halaman pada keesokan pagi. Kemunculan siraru yang hanya berlangsung dalam waktu tertentu ternyata berkaitan dengan kehidupan rayap dan proses perkembangbiakannya.

Serangga ini tidak sekadar datang mengerumuni lampu, tetapi sedang menjalani salah satu tahap penting dalam siklus hidupnya. Siraru adalah bagian dari kehidupan rayap yang memiliki peran dalam pembentukan koloni baru.

Siraru adalah Rayap Bersayap yang Dikenal sebagai Laron

ILustrasi Siraru adalah. Foto: Unsplash/Kylan Hill

Siraru adalah rayap bersayap yang juga dikenal sebagai laron. Sebutan tersebut digunakan untuk menyebut fase tertentu dalam kehidupan rayap ketika individu yang telah memiliki sayap keluar dari sarangnya. Dalam bahasa Sunda, siraru memang berarti laron.

Mengutip dari laman Instagram @dlh_jabar, siraru atau laron termasuk rayap yang mengalami metamorfosis dan ditandai dengan tumbuhnya dua pasang sayap.

Ketika musim hujan tiba, siraru biasanya keluar dari sarang. Kondisi tersebut berkaitan dengan perubahan suhu udara yang membuat lingkungan di dalam sarang menjadi lebih lembap dan dingin. Siraru kemudian bergerak keluar untuk mencari sumber cahaya sekaligus menemukan pasangan.

Kemunculan siraru dalam jumlah banyak sebenarnya merupakan bagian dari proses perkembangbiakan rayap. Individu yang berhasil mendapatkan pasangan akan melanjutkan kehidupannya dengan membentuk koloni baru.

Setelah menemukan pasangan, sayapnya dapat terlepas dan keduanya mencari tempat yang sesuai untuk membangun sarang. Dari koloni baru tersebut, kehidupan rayap kemudian terus berlangsung.

Sementara itu, tidak semua siraru berhasil menemukan pasangan. Sebagian akan mati setelah beterbangan pada malam hari, sehingga tidak mengherankan jika pada pagi berikutnya banyak laron ditemukan di sekitar lampu atau permukaan tanah.

Fenomena tersebut juga membuat siraru kerap terlihat hanya dalam waktu singkat setiap musim hujan. Penjelasan mengenai kemunculan laron pada musim hujan dan perilakunya mencari pasangan juga sejalan dengan berbagai sumber yang membahas siklus hidup rayap bersayap.(Yolan)

Baca juga: Cara Serangga Membantu Proses Penyerbukan, Ini Penjelasannya