Konten dari Pengguna

Sistem SKS adalah Apa dalam Perkuliahan? Ini yang Wajib Dipahami Mahasiswa

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi sistem sks adalah, foto: javier trueba
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi sistem sks adalah, foto: javier trueba

Di dalam dunia perkuliahan, mahasiswa baru akan dihadapkan pada berbagai istilah akademik yang tidak ditemukan di sekolah. Salah satunya adalah istilah SKS. Sistem SKS adalah istilah dalam perkuliahan dan kedudukannya juga sangat penting.

SKS biasanya muncul di awal semester sebelum mahasiswa merencanakan program mata kuliah. Sehingga, memahami sistem SKS sejak awal masuk dunia kampus dapat membantu mahasiswa merencanakan studi dengan lebih terarah dan efisien.

Dalam Perkuliahan, Sistem SKS adalah Satuan Kredit Semester

Ilustrasi Sistem SKS adalah. Unsplash.com/Vitaly Gariev

Dikutip dari www.lspr.ac.id, Satuan Kredit Semester atau sistem SKS adalah satuan yang digunakan untuk mengukur beban studi mahasiswa dalam satu semester. SKS merepresentasikan jumlah waktu belajar yang harus ditempuh dalam bentuk tatap muka di kelas, tugas terstruktur, dan belajar mandiri.

Pada umumnya, 1 SKS setara dengan sekitar 50 menit kegiatan tatap muka per minggu. Jadi, apabila sebuah mata kuliah memiliki bobot 3 SKS, maka mahasiswa harus mengikuti pembelajaran sekitar 150 menit per minggu dan belum termasuk waktu belajar mandiri.

Sistem SKS memiliki berbagai fungsi penting dalam berlangsungnya perkuliahan, di antaranya:

1. Mengatur Beban Studi Setiap Mahasiswa

Adanya sistem SKS membantu mahasiswa menentukan jumlah mata kuliah yang bisa diambil setiap semester agar tidak terlalu berat.

2. Mengukur Hasil dan Pencapaian Akademik

Nilai dari setiap mata kuliah akan dikonversi berdasarkan SKS untuk kemudian menghitung IPK (Indeks Prestasi Kumulatif).

3. Menentukan Lamanya Studi Berlangsung

Jumlah total SKS yang harus ditempuh setiap mahasiswa menjadi acuan kelulusan, misalnya program S1 yang pada umumnya membutuhkan sekitar 144 SKS.

4. Menggambarkan Intensitas Belajar Mahasiswa

Semakin besar SKS dalam suatu mata kuliah, biasanya semakin tinggi juga tingkat kesulitan dan beban tugasnya.

Perlu diketahui bahwa setiap jenjang pendidikan memiliki standar SKS yang berbeda. Program Diploma (D3) membutuhkan sekitar 108 SKS, sedangkan program S1 sekitar 144 SKS. Sedang untuk jenjang S2 dan S3, rata-rata memerlukan sekitar 72 SKS.

Dalam satu semester, mahasiswa pada umumnya mengambil antara 18 hingga 24 SKS sesuai dengan kemampuan akademik dan kebijakan kampus.

Sistem SKS adalah fondasi penting dalam dunia perkuliahan yang berfungsi mengatur beban studi, menilai pencapaian akademik, dan membantu mahasiswa lulus tepat waktu. Dengan memahami sistem ini dengan baik dan menerapkannya, mahasiswa dapat merancang strategi belajar yang efektif dan terarah. (Win)

Baca juga: Sidang Proposal adalah Apa? Simak Tujuan dan Prosesnya di Sini