Story Telling adalah: Penjelasan, Contoh, dan Praktiknya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Story telling adalah teknik menyampaikan pesan melalui cerita yang terstruktur, menarik, dan mudah dipahami oleh para audiens. Dalam dunia presentasi, metode ini cukup populer karena mampu membuat materi terasa lebih hidup dan berkesan.
Dikutip dari klc2.kemenkeu.go.id, salah satu contoh penerapan teknik story telling dapat ditemukan dalam materi pembelajaran dari Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan yang dibawakan oleh Novi Indah Setiowati. Dalam materi tersebut ditekankan pentingnya narasi dalam sebuah komunikasi yang efektif.
Story Telling adalah Cara Menyampaikan Informasi dengan Alur Cerita yang Menarik
Secara sederhana, story telling adalah cara menyampaikan informasi dengan alur cerita yang memiliki awal, konflik, dan penyelesaian. Teknik ini dapat digunakan dalam dunia hiburan, pendidikan, bisnis, dan presentasi profesional.
Dengan teknik story telling, audiens dapat menerima data dan ikut merasakan pengalaman yang disampaikan. Selain itu, penggunaan story telling dalam presentasi juga memiliki banyak manfaat, di antaranya:
Meningkatkan perhatian para audiens
Memudahkan audiens memahami materi
Membantu audiens mengingat informasi yang lebih lama
Membangun koneksi emosional dengan audiens
Presentasi yang berisi data saja seringkali terasa membosankan. Namun, apabila data tersebut dikemas dalam bentuk cerita, maka audiens akan lebih terlibat secara aktif.
1. Contoh Story Telling
Sebagai contoh, story telling dalam presentasi mengenai pentingnya literasi keuangan. Pembicara dapat memulai dengan bercerita tentang seseorang yang mengalami kesulitan finansial karena kurangnya pengetahuan mengelola uang.
Dari cerita tersebut, pembicara kemudian masuk ke materi inti seperti pengelolaan keuangan, investasi, dan menabung. Cerita tersebut menjadi jembatan antara teori dan realitas agar audiens lebih mudah memahami dan mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari.
2. Praktik Story Telling yang Efektif
Agar praktik story telling dapat berjalan dengan efektif, ada beberapa langkah yang dapat diterapkan, yaitu:
Menentukan pesan utama dengan memastikan cerita memiliki tujuan yang jelas.
Menggunakan struktur yang runtut yaitu awal, tengah, dan akhir cerita harus terhubung.
Melibatkan emosi audiens karena cerita yang menyentuh akan lebih mudah diingat.
Menggunakan bahasa yang sederhana dengan menghindari istilah yang terlalu teknis.
Melatih penyampaian seperti intonasi dan ekspresi karena sangat berpengaruh.
Story telling adalah teknik komunikasi yang efektif dalam presentasi. Teknik ini mampu mengubah informasi menjadi pengalaman yang bermakna. Dengan menggabungkan data dan cerita, pesan yang disampaikan pembicara akan lebih mudah dipahami dan diingat para audiens. (Win)
Baca juga: Flute adalah Alat Musik yang Dimainkan dengan Cara Bagaimana? Ini Penjelasannya