Surah Ad Dhuha Latin, Terjemahan, dan Bacaan Tajwidnya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surah Ad Dhuha latin merupakan surah ke-93 dalam Al-Quran. Ad Dhuha terdiri dari 11 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah. Surah ini diturunkan oleh Allah Swt untuk menghibur Rasulullah saw ketika wahyu sempat terhenti.
Memahami bacaan surat Ad Dhuha sekaligus hukum tajwidnya sangat penting. Hal ini agar setiap Muslim yang membaca surat ini terhindar dari kesalahan hukum bacaan dan makna ayat-ayatnya.
Surah Ad Dhuha Latin dan Terjemahannya
Berikut adalah tulisan surah Ad-Dhuha latin lengkap dengan terjemahan Bahasa Indonesia, dan penjelasan bacaan tajwidnya, yang dikutip dari quran.nu.or.id.
1. Ayat 1
وَالضُّحَى
Wad dhuḥā
Artinya: Demi waktu dhuha (ketika matahari naik sepenggalah).
Hukum bacaan tajwid:
Alif lam qamariyah pada kata Ad-Dhuha (الضُّحَى)
Mad ṭabi‘i pada huruf ḥā (حَى)
2. Ayat 2
وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَى
Wal laili idzā sajā
Artinya: Dan demi malam apabila telah sunyi.
Hukum bacaan tajwid:
Alif lam syamsiyah pada Allail (اللَّيْلِ)
Mad ṭabi‘i pada idzā dan sajā
3. Ayat 3
مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَى
Mā wadda‘aka rabbuka wa mā qalā
Artinya: Tuhanmu tidak meninggalkan engkau dan tidak (pula) membencimu.
Hukum bacaan tajwid:
Mad ṭabi‘i pada mā
Tasydid pada huruf دّ (wadda‘aka) dan بّ (rabbuka)
4. Ayat 4
وَلَلْآخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْأُولَى
Wa lal-ākhiratu khairul laka minal-ūlā
Artinya: Dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan.
Hukum bacaan tajwid:
Mad badal pada ākhiratu
Alif lam qamariyah pada al-ūlā
Ghunnah pada khairun
5. Ayat 5
وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَى
Wa lasaufa yu‘ṭīka rabbuka fatarḍā
Artinya: Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.
Hukum bacaan tajwid:
Mad ṭabi‘i pada yu‘ṭīka
Tasydid pada بّ (rabbuka)
6. Ayat 6
أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَآوَى
Alam yajidka yatīman fa āwā
Artinya: Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu)?
Hukum bacaan tajwid:
Mad ṭabi‘i pada yatīman
Mad badal pada āwā
7. Ayat 7
وَوَجَدَكَ ضَالًّا فَهَدَى
Wa wajadaka ḍāllan fahadā
Artinya: Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.
Hukum bacaan tajwid:
Mad ṭabi‘i pada ḍāllan
Tasydid pada لّ
8. Ayat 8
وَوَجَدَكَ عَائِلًا فَأَغْنَى
Wa wajadaka ‘āilan fa aghnā
Artinya: Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.
Hukum bacaan tajwid:
Mad ṭabi‘i pada ‘āilan
Mad ṭabi‘i pada aghnā
9. Ayat 9
فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ
Fa ammā al-yatīma falā taqhar
Artinya: Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.
Hukum bacaan tajwid:
Ghunnah musyaddadah pada مّ (ammā)
Alif lam qamariyah pada al-yatīm
10. Ayat 10
وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ
Wa ammās sā’ila falā tanhar
Artinya: Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik.
Hukum bacaan tajwid:
Alif lam syamsiyah pada as-sā’il
Ghunnah pada مّ (ammā)
11. Ayat 11
وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
Wa ammā bini‘mati rabbika fa ḥaddits
Artinya: Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).
Hukum bacaan tajwid:
Ghunnah pada مّ (ammā)
Tasydid pada دّ (ḥaddits) dan بّ (rabbika)
Demikian pemaparan tulisan surah Ad Dhuha latin, terjemahan, dan hukum bacaan tajwidnya yang wajib dipahami. Dengan begitu, umat Islam dapat membaca surat ini dengan pelafalan yang benar sekaligus mengetahui hukum tajwidnya. (Win)
Baca juga: Niat Salat Istikharah, Fungsi, dan Tujuannya