Konten dari Pengguna

Tabulampot adalah Metode Apa dalam Menanam Buah? Ini Penjelasan dan Caranya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tabulampot adalah. Unsplash.com/Andreas M
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tabulampot adalah. Unsplash.com/Andreas M

Tabulampot adalah singkatan dari tanaman buah dalam pot. Tabulampot merupakan metode budidaya tanaman buah menggunakan pot atau wadah sebagai tempat tumbuh, bukan langsung di tanah.

Metode ini dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan lahan bercocok tanam di perkotaan dan kawasan perumahan.

Tanaman buah yang membutuhkan ruang luas untuk pertumbuhan akar dan tajuk dipelihara dalam ruang yang lebih terbatas melalui teknik tabulampot.

Tabulampot adalah Tanaman Buah dalam Pot

Ilustrasi Tabulampot adalah. Unsplash.com/Anita Austvika

Dikutip dari puprperkim.bulelengkab.go.id, tabulampot adalah metode menanam yang mulai berkembang sejak sekitar 1970-an. Metode ini terus berkembang dari teknik budidaya maupun jenis tanaman yang dapat ditanam.

Beberapa buah yang relatif mudah dibudidayakan dan berbuah dalam pot diantaranya jambu, mangga, jeruk, belimbing, dan sawo.

Sedangkan rambutan, kelengkeng, manggis, duku, dan jambu bol cenderung agak lebih sulit untuk berbuah.

Untuk buah alpukat dan durian juga masih memiliki tantangan dalam menghasilkan buah secara optimal dalam kondisi tabulampot.

Keberhasilan tabulampot dipengaruhi oleh pemilihan bibit. Bibit dari perbanyakan vegetatif lebih disarankan seperti cangkok, okulasi, atau sambung.

Hal itu karena sifatnya mengikuti tanaman induk dan cenderung akan lebih cepat berbuah. Bibit juga harus sehat dan bebas dari hama dan penyakit.

Media tanam harus memiliki kemampuan menyimpan air, menyediakan nutrisi, dan menopang tanaman. Campuran tanah, kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1 adalah salah satu metode efektif.

Apabila media terlalu asam, kapur pertanian atau dolomit bisa ditambahkan. Pot harus memiliki lubang drainase dan sebaiknya memiliki kaki agar air dapat mengalir dengan optimal.

Cara menanam metode ini dimulai dengan menyiapkan media, memasang pecahan genteng dan ijuk atau sabut kelapa di dasar pot, kemudian memasukkan media hingga sebagian pot terisi.

Bibit diletakkan di tengah, kemudian ditimbun media hingga pangkal batang dan disiram. Setelah itu, tanaman ditempatkan di lokasi teduh selama masa adaptasi sebelum dipindahkan ke tempat yang terbuka.

Perawatan tabulampot harus dilakukan dengan penyiraman, pemangkasan, pemupukan, dan pengendalian hama serta penyakit. Penyiraman harus disesuaikan dengan kondisi cuaca dan kelembapan media tanaman.

Pemangkasan dilakukan bertujuan untuk membentuk tajuk, merangsang produksi buah, dan meremajakan tanaman. Pemupukan juga diperlukan karena cadangan nutrisi dalam pot terbatas.

Seiring pertumbuhan tanaman, pot dan media juga perlu diganti. Proses ini dapat disertai dengan pemangkasan akar, terutama akar yang terlalu panjang dan memenuhi media.

Tabulampot adalah metode menanam buah yang memerlukan perawatan dengan tepat. Metode ini adalah solusi bercocok tanam di lahan sempit agar dapat menghasilkan tanaman produktif. (Aya)

Baca juga: Clipper adalah Apa? Simak Pengertiannya di Sini