Tata Cara Sholat Subuh Sendiri yang Perlu Diketahui Umat Islam
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai umat Islam yang taat, sangat penting mengetahui tata cara sholat Subuh sendiri karena ada beberapa hal yang membedakan dengan sholat lain.
Salat Subuh memiliki jumlah rakaat yang lebih sedikit dibandingkan dengan salat lainnya, yakni hanya terdiri dari dua rakaat saja. Namun, ada doa khusus yang perlu dibaca pada rakaat kedua.
Tata Cara Sholat Subuh Sendiri Sesuai Sunnah
Mengutip buku Sholat, Abdul Aziz Jabbar, Lc, (2026:8), sholat adalah puncak dzikrullah. Di bawah ini penjelasan lengkap mengenai tata cara sholat Subuh sendiri:
1. Melafalkan Niat
Sebelum mulai melaksanakan salat Subuh, hal pertama yang perlu dilakukan adalah melafazkan niat, yang berbunyi:
Ushallii fardhash Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa
2. Takbiratul Ihram
Berdiri bagi yang mampu dengan menghadap kiblat. Angkat kedua tangan sejajar telinga atau bahu sambil melafazkan takbir (Allahu Akbar).
3. Bersedekap dan Baca Doa Iftitah
Lipat tangan dengan posisi tangan kanan di atas tangan kiri, letakkan di antara pusar dan dada. Setelah itu baca doa Iftitah dari awal sampai selesai.
4. Membaca Surat Al-Fatihah
Pada pelaksanaannya, membaca Al-Fatihah hukumnya wajib karena termasuk salah satu rukun salat. Jika sudah membacanya dengan baik dan benar, disunnahkan untuk membaca surah pendek.
5. Ruku’
Lakukan ruku’ dengan cara membungkukkan 90 derajat. Letakkan tangan pada lutut, sambil membaca subhaana rabbiyal ‘adzimi wabihamdih sebanyak 3x.
6. I’tidal
Kembali ke posisi berdiri tegak dengan membaca sami’allaahu liman hamidah, rabbanaa lakal hamdu mil’ussamaawaati wa mil’ul ardhi wa mil’u maa syi’ta min syai’in ba’du.
7. Sujud
Tempelkan setidaknya tujuh anggota tubuh ke tempat sujud, mulai dari dahi, hidung, telapak tangan, lutut, dan ujung jari kaki. Baca Subhaana rabbiyal a’laa wabihamdih sebanyak 3x.
8. Duduk di Antara Dua Sujud
Lakukan duuk iftirasy, yakni dengan duduk di atas kaki kiri. Pada posisi ini, jangan lupa membaca rbbbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.
9. Sujud Kedua
Gerakan sekaligus bacaan pada sujud kedua sama dengan sujud pertama.
Bedanya, setelah bangun dari sujud, silakan berdiri lagi untuk melaksanakan rakaat kedua sambil membaca takbir dan bersedekap.
10. Rakaat Kedua
Mulai rakaat kedua dengan membaca Al-Fatihah, lalu baca juga surah pendek. Perlu diingat, baca doa qunut pada posisi berdiri sebelum sujud. Bacaannya sebagai berikut:
Allahummahdini fî man hadait, wa ‘âfini fî man ‘âfait, wa tawallanî fî man tawallait, wa bâriklî fî mâ a‘thait, wa qinî syarra mâ qadhait, fa innaka taqdhî wa lâ yuqdhâ ‘alaik, wa innahû lâ yazillu man wâlait,
wa lâ ya‘izzu man ‘âdait, tabârakta rabbanâ wa ta‘âlait, fa lakal hamdu a’lâ mâ qadhait, wa astagfiruka wa atûbu ilaik, wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alâ âlihi wa shahbihi wa sallam.
11. Tahiyat Akhir
Saat tahiyat akhir, duduklah dengan posisi kaki kiri dimasukkan ke bawah kaki kanan, dan letakkan bokong menyentuh lantai. Tutup dengan salam ke kanan dan ke kiri.
Ikuti seluruh tata cara sholat Subuh sendiri yang telah dijelaskan di atas. Pada pelaksanaan salat Subuh, tidak ada tahiyat awal karena jumlah rakaatnya hanya dua. (NOV)
Baca juga: Cara Bertayamum untuk Mengganti Wudu dalam Kondisi Tertentu