Konten dari Pengguna

Telepati Adalah Apa? Cari Tahu di Sini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Telepati adalah. Foto: Unsplash/Nick Morrison
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Telepati adalah. Foto: Unsplash/Nick Morrison

Telepati adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan kemampuan seseorang dalam berkomunikasi tanpa menggunakan kata-kata, suara, atau alat bantu apa pun.

Secara sederhana, telepati diartikan sebagai proses penyampaian pikiran atau perasaan dari satu individu ke individu lain meskipun berada pada jarak yang jauh.

Konsep ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu “tele” yang berarti jauh dan “pathos” yang berarti perasaan. Dalam kehidupan sehari-hari, telepati kerap dianggap sebagai kemampuan khusus atau fenomena unik yang sulit dijelaskan secara ilmiah, namun tetap menarik untuk dibahas lebih dalam.

Telepati adalah Kemampuan Komunikasi Tanpa Menggunakan Indra

Ilustrasi Telepati adalah. Foto: Unsplash/Daniil Komov

Berdasarkan kajian yang terdapat pada laman etheses.uin-malang.ac.id, telepati adalah kemampuan seseorang dalam merasakan, menangkap, atau menyampaikan sesuatu kepada orang lain yang berada pada jarak jauh tanpa menggunakan alat komunikasi yang terlihat.

Dalam praktiknya, telepati sering dikaitkan dengan daya batin atau kekuatan pikiran yang memungkinkan seseorang memahami pesan tanpa komunikasi langsung.

Hal ini juga sejalan dengan pengertian dalam kamus yang menyebut telepati sebagai kemampuan menyampaikan informasi kepada orang lain yang jauh jaraknya atau menangkap isi pikiran orang lain tanpa menggunakan indera fisik .

Lebih lanjut, dalam sumber tersebut dijelaskan bahwa telepati dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu telepati horizontal dan telepati vertikal.

Telepati horizontal dilakukan dengan cara mengarahkan kekuatan pikiran kepada orang lain yang menjadi tujuan komunikasi, sehingga pesan dapat diterima secara langsung.

Biasanya, jenis telepati ini dikaitkan dengan adanya hubungan batin yang kuat antara dua individu, seperti pasangan atau orang yang memiliki kedekatan emosional tinggi.

Sementara itu, telepati vertikal dilakukan dengan mengarahkan pikiran kepada Tuhan sebagai bentuk komunikasi spiritual. Dalam konteks ini, telepati lebih dekat dengan aktivitas doa, di mana seseorang menyampaikan harapan atau permohonannya secara batin.

Dengan demikian, telepati tidak hanya dipahami sebagai fenomena komunikasi antarmanusia, tetapi juga memiliki dimensi spiritual yang berkaitan dengan hubungan manusia dan Tuhan.

Meskipun konsep ini sering dianggap sebagai hal mistis atau di luar logika, telepati tetap menjadi topik yang menarik karena berkaitan dengan potensi pikiran dan perasaan manusia yang belum sepenuhnya dapat dijelaskan secara ilmiah. (Fifah)

Baca juga: Berita Opini adalah Apa? Kenali Ciri dan Perbedaannya dengan Berita Fakta