Konten dari Pengguna

Washi Tape adalah Apa? Cek Pengertian dan Kegunaannya di Sini

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Washi Tape adalah Apa, Foto: Unsplash/Kelly Sikkema
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Washi Tape adalah Apa, Foto: Unsplash/Kelly Sikkema

Kepikiran dan bertanya-tanya washi tape adalah benda apa sebenarnya? Bentuknya memang mirip selotip biasa, tetapi tampilannya lebih menarik dan sering muncul dalam berbagai aktivitas kreatif.

Washi tape juga makin mudah ditemukan di antara perlengkapan journaling, DIY, hingga dekorasi. Motif dan tampilannya yang beragam membuat washi tape punya daya tarik tersendiri, terutama bagi orang yang suka mempercantik benda-benda sederhana.

Washi Tape adalah Selotip Dekoratif Khas Jepang

Ilustrasi Washi Tape, Foto: Unsplash/Nicole Almendrada

Mengutip situs https://undertherowantrees.co.uk, washi tape adalah selotip dekoratif berbahan kertas khas Jepang yang memiliki daya rekat ringan, mudah dilepas, dan dapat ditempel ulang.

Dikarenakan sifatnya tersebut, washi tape banyak digunakan untuk menghias jurnal, scrapbook, planner, hadiah, amplop, hingga berbagai proyek kerajinan.

Tampilannya yang tersedia dalam beragam warna dan motif juga membuat washi tape populer di kalangan penggemar stationery dan journaling.

Washi Tape Terbuat dari Apa?

Washi tape dibuat dari serat alami yang digunakan untuk menghasilkan kertas ringan tetapi cukup kuat. Bahan yang dapat digunakan antara lain:

  • Bambu

  • Rami

  • Kulit pohon gampi

Dibandingkan selotip berbahan plastik, washi tape memiliki permukaan yang lebih lembut dan cenderung matte dengan sedikit tekstur. Karakter ini membuatnya cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan kreatif.

Apa Bedanya Washi Tape dengan Selotip Biasa?

Washi tape memiliki beberapa karakter yang membuatnya berbeda dari selotip biasa. Selain berfungsi sebagai perekat, benda ini juga bisa menjadi bagian dari dekorasi. Beberapa kelebihannya yaitu:

  • Mudah dipindahkan, sehingga bisa dilepas lalu ditempel kembali.

  • Daya rekat ringan, sehingga relatif aman digunakan pada kertas atau halaman jurnal.

  • Mudah disobek, sehingga tidak selalu membutuhkan gunting.

  • Punya banyak pilihan desain, mulai dari warna polos hingga berbagai motif.

  • Bisa ditulisi, karena pada banyak jenis washi tape permukaannya dapat ditulis menggunakan pena atau marker.

Washi Tape Bisa Digunakan untuk Apa?

Washi tape termasuk stationery yang serbaguna. Penggunaannya tidak terbatas untuk mempercantik halaman saja, tetapi juga bisa membantu menata berbagai benda. Berikut beberapa penggunaannya:

  • Menghias jurnal dan bullet journal.

  • Membuat layout scrapbook.

  • Mempercantik planner dan diary.

  • Menghias bungkus kado dan menutup amplop.

  • Memberi label atau tanda pada notebook.

  • Membuat berbagai proyek seni dan kerajinan.

Washi tape juga sering digunakan dalam journaling bergaya aesthetic karena bisa menambahkan warna dan ornamen tanpa membuat pengguna harus memberikan perubahan permanen pada halaman.

Cara Menggunakan Washi Tape

Cara menggunakan washi tape cukup sederhana, bahkan bagi pemula. Potong atau sobek sesuai panjang yang dibutuhkan, kemudian tempelkan pada permukaan yang diinginkan. Jika posisinya kurang tepat, washi tape umumnya masih dapat dilepas dan dipindahkan.

Agar hasilnya semakin menarik, beberapa washi tape dengan motif berbeda juga bisa ditumpuk untuk membuat border, bingkai, atau tampilan kolase.

Ide Menggunakan Washi Tape

Bagi yang baru mulai menggunakan washi tape, ada banyak cara sederhana yang bisa dicoba.

Untuk journaling:

  • Membuat batas atau pembatas halaman.

  • Menandai tanggal maupun catatan penting.

  • Menghias bagian judul pada halaman.

Untuk scrapbook:

  • Membingkai foto dengan washi tape bermotif.

  • Menggabungkan beberapa tekstur untuk menciptakan efek kolase.

  • Menggunakan washi tape berukuran lebih lebar sebagai elemen latar.

Untuk hadiah:

  • Menutup bungkus kado dengan cara yang lebih dekoratif.

  • Menghias amplop dan kartu.

  • Menambahkan detail personal pada kemasan hadiah.

Apakah Washi Tape Bisa Digunakan Kembali?

Dalam banyak kondisi, washi tape dapat dilepas dengan hati-hati dan digunakan kembali, terutama ketika ditempelkan pada permukaan kertas. Namun, daya rekatnya dapat berkurang setelah beberapa kali dilepas dan ditempel ulang.

Apakah Washi Tape Merusak Kertas?

Washi tape umumnya memiliki daya rekat ringan sehingga dapat dilepas tanpa merobek kertas atau meninggalkan banyak residu. Karena itu, jenis tape ini cocok digunakan pada jurnal, planner, dan notebook.

Meski begitu, washi tape bukan perekat yang sepenuhnya tahan air. Tape ini lebih tepat digunakan untuk kebutuhan dekoratif dan tidak ditujukan untuk penggunaan berat yang membutuhkan ketahanan terhadap air.

Cara Memilih Washi Tape

Pilihan washi tape bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan tampilan yang ingin dibuat.

  • Journaling: pilih tape tipis untuk membuat garis, detail, atau menggunakan warna netral dan pastel agar tampilan tetap rapi.

  • Scrapbook: washi tape yang lebih lebar dapat digunakan untuk layering, sedangkan motif yang lebih menonjol bisa memberikan efek visual yang lebih kuat.

  • Kado dan kemasan: desain bertema atau musiman dapat dipilih, termasuk motif dengan sentuhan foil atau metalik.

Demikianlah penjelasan tentang washi tape, mulai dari pengertian, bahan, kegunaan, hingga cara memilihnya. Beragam motif dan karakter, bikin washi tape jadi pilihan menarik untuk mempercantik jurnal, scrapbook, hadiah, maupun berbagai proyek kreatif. (Fikah)

Baca juga: Kitchen Sink Artinya, Istilah Bahasa Inggris yang Perlu Diketahui