Konten dari Pengguna

Water Soluble adalah: Definisi, Contoh, dan Aplikasinya dalam Dunia Nyata

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Water Soluble adalah. Unsplash.com/Karolina De Costa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Water Soluble adalah. Unsplash.com/Karolina De Costa

Water soluble adalah istilah dalam Bahasa Inggris, yang artinya larut dalam air. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan bahan dan senyawa tertentu yang dapat larut atau tercampur dalam air.

Hasil larutan tersebut nantinya akan membentuk campuran baru yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan.

Dalam dunia industri, penerapan istilah ini dapat ditemukan pada water-soluble interior wall coatings, pelapis atau cat dinding interior berbasis bahan kimia yang larut dalam air.

Water Soluble adalah Larut atau Bercampur dalam Air

Ilustrasi Water Soluble adalah. Unsplash.com/Annie Spratt

Secara sederhana, dapat dipahami water soluble adalah kemampuan suatu bahan untuk larut di dalam air.

Dikutip dari www.sciencedirect.com, pada pelapis dinding, bahan dasar yang larut dalam air dicampurkan dengan sejumlah filler (bahan pengisi), pigmen, dan zat aditif.

Kemudian semua bahan tersebut diproses melalui penggilingan dan pendispersian hingga menghasilkan lapisan yang bisa diaplikasikan pada permukaan dinding.

Pelapis dinding interior yang larut di dalam air umumnya digunakan untuk dekorasi dinding bagian dalam bangunan rumah. Berdasarkan penggunaannya, pelapis ini biasanya dapat dibedakan menjadi tipe I dan tipe II.

Beberapa contoh pelapis dinding interior yang menggunakan sistem water soluble antara lain:

  1. Polyvinyl alcohol silicate interior wall coatings yang dikenal masyarakat global sebagai pelapis dinding interior 106.

  2. Polyvinyl formal interior wall coatings sebagai pelapis dinding interior 803.

  3. Modified polyvinyl alcohol coatings yang berbahan dasar polivinil alkohol yang telah dimodifikasi.

Semua bahan pelapis tersebut dirancang untuk menghasilkan permukaan dinding dengan warna dan tampilan yang merata.

Dalam pengaplikasiannya, tipe I dapat digunakan untuk melapisi dinding interior pada area seperti kamar mandi dan dapur. Sedangkan tipe II digunakan untuk dinding interior bangunan pada umumnya.

Pelapis water soluble memiliki beberapa syarat teknis. Produk yang baik harus memiliki kondisi yang stabil di dalam wadah, tanpa penggumpalan, pengendapan, atau flokulasi.

Setelah diaplikasikan, lapisan harus memiliki tampilan rata, warna dan kilap yang seragam, serta daya lekat yang baik.

Dengan contoh tersebut, bisa dipahami water soluble adalah sifat suatu bahan yang dapat larut dalam air. Konsep ini diterapkan dalam berbagai produk industri, termasuk cat dan pelapis dinding interior untuk kebutuhan dekorasi dan perlindungan permukaan bangunan. (Aya)

Baca juga: Sortir Barang adalah Tahap Penting dalam Pengiriman, Ini Penjelasannya