Konten dari Pengguna

Yajuj Majuj itu Apa dalam Islam, Apakah Tanda Kiamat? Ini Penjelasannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Yajuj Majuj itu Apa. Unsplash.com/GR Stocks
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Yajuj Majuj itu Apa. Unsplash.com/GR Stocks

Mengimani adanya hari kiamat atau hari akhir adalah komponen penting rukun Iman dalam agama Islam. Salah satu tanda datangnya kiamat adalah Yajuj Majuj yang muncul dari tempat tinggi. Yajuj Majuj itu apa dalam kajian Islam?

Golongan Ahlus Sunnah meyakini akan adanya Yajuj dan Majuj yang akan keluar di akhir zaman sebagai tanda akan datangnya hari kiamat. Yajuj Majuj adalah manusia biasa seperti halnya manusia pada umumnya.

Yajuj Majuj itu Apa Terkait Akhir Zaman dalam Islam

Ilustrasi Yajuj Majuj itu Apa. Unsplash.com/Masjid Pogung Raya

Yajuj Majuj itu apa dalam agama Islam, wajibkah diimani sebagai salah satu tanda datangnya hari kiamat? Ya, mengimani atau mempercayai hari kiamat hukumnya wajib karena sebagai salah satu rukun iman dalam agama Islam.

Yajuj Majuj adalah salah satu tanda akan datangnya hari kiamat kelak pada akhir zaman. Dalam kitab Al-Qur’an, Allah beberapa kali menyebutnya dalam firman-Nya.

Digambarkan bahwa Yajuj Majuj mirip dengan orang bangsa at-Turk. Yajuj Majuj adalah golongan orang kafir dengan mata sipit, hidung pesek, rambut pirang, serta bentuk dan kulit yang bervariasi.

1. Allah Swt Menyebut Yajuj Majuj dalam QS. Al-Kahf Ayat 94

قَالُوْا يٰذَا الْقَرْنَيْنِ اِنَّ يَأْجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ مُفْسِدُوْنَ فِى الْاَرْضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجًا عَلٰٓى اَنْ تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّا ۝٩٤

Artinya: Mereka berkata, “Wahai Zulqarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj adalah (bangsa) pembuat kerusakan di bumi, bolehkah kami memberimu imbalan agar engkau membuatkan tembok penghalang antara kami dan mereka?”

Ayat tersebut ditafsirkan bahwa di hadapan Zulkarnain, mereka berkata, “Wahai Zulkarnain! Sungguh saat ini kami terancam oleh suatu kaum yang bernama Yakjuj dan Makjuj. Keduanya itu selalu melakukan penindasan dan berbuat kerusakan di bumi. Untuk menghindarkan kami dari kekejaman mereka, maka bolehkah kami membayarmu dengan sejumlah harta sebagai imbalan agar engkau membuatkan dinding yang kuat sebagai penghalang antara kami dan mereka? Kami ingin lepas dari penindasan dan kekejaman mereka”

2. Allah Swt Menyebut Yajuj Majuj dalam QS. Al-Anbiyaa Ayat 96-97

حَتَّىٰ إِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَهُمْ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُونَ وَاقْتَرَبَ الْوَعْدُ الْحَقُّ فَإِذَا هِيَ شَاخِصَةٌ أَبْصَارُ الَّذِينَ كَفَرُوا يَا وَيْلَنَا قَدْ كُنَّا فِي غَفْلَةٍ مِنْ هَٰذَا بَلْ كُنَّا ظَالِمِينَ

“Hingga apabila (tembok) Ya’juj dan Ma’juj dibukakan dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan (apabila) janji yang benar (hari berbangkit) telah dekat, maka tiba-tiba mata orang-orang kafir terbelalak lah. (Mereka berkata): ‘Alangkah celakanya kami, sesungguhnya kami benar-benar lalai tentang ini, bahkan kami benar-benar orang-orang yang zalim.”

3. Sabda Nabi Muhammad saw

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj sedang berusaha keras melubangi dinding setiap hari, sampai apabila mereka melihat cahaya matahari, pemimpin mereka berkata: ‘Pulanglah, kalian akan melubanginya besok.’ Kemudian esok harinya mereka kembali melubangi dinding itu dan bekerja lebih kuat dari yang kemarin, sehingga jika waktunya telah tiba, Allah akan mengirimkan mereka kepada manusia sesuai dengan keinginan-Nya. Sehingga apabila mereka melihat cahaya matahari, pemimpin mereka berseru: ‘Pergilah, kalian akan melubanginya besok, insya Allah.’ (Namun ketika) mereka kembali hendak melubanginya, ternyata dinding itu sudah seperti keadaan semula saat mereka tinggalkan (kemarin). Tapi mereka terus melubanginya dan (akhirnya) berhasil keluar menyerbu manusia. Mereka mengeringkan air dan orang-orang berlindung di benteng-benteng. Mereka melepaskan anak panahnya ke langit, lalu anak-anak panah itu kembali dengan berlumuran darah. Mereka berkata dengan sombong: “Kita telah mengalahkan penduduk bumi dan langit.” Kemudian Allah mengirimkan sejenis ulat pada tengkuk mereka hingga mereka mati. Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Demi yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya binatang melata di bumi akan menjadi kenyang dan gemuk karena dapat makan daging dan darah mereka.’”

Dalam kitab Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas karya Imam Asy-Syafi’i, pada bagian ketiga puluh disebutkan keluarnya Yajuj Majuj di akhir zaman.

Yajuj Majuj itu apa? Fitnah tersebut terjadi pada masa Nabi Isa bin Maryam a.s. setelah membunuh Dajjal di akhir zaman sebagai tanda kiamat. Kemudian Allah Swt membinasakan mereka semua dalam satu malam berkat doa Nabi ‘Isa atas mereka. (Win)

Baca juga: Assabiqunal Awwalun adalah Sebutan untuk Siapa di Zaman Nabi Saw? Ini Daftarnya