Kisah Misterius Desa yang Hilang di Danau Anjikuni (Bagian II)

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat
Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
(Artikel ini lanjutan dari Kisah Misterius Desa yang Hilang di Danau Anjikuni (Bagian I))

Joe telah berupaya keras untuk untuk menemukan seseorang di dalam desa, namun gagal. Joe tidak menemukan jejak baru di salju selain miliknya sendiri.
Penemuan paling mengerikan adalah ketika Joe menemukan para anjing yang biasanya terlihat berkeliling desa, mati kelaparan. Ini lebih dari cukup untuk meyakinkan Joe untuk melanjutkan perjalanannya untuk meminta bantuan.
Itu berarti Joe harus mengabaikan kebutuhan dasar seperti makanan dan tempat tinggal, dia sangat ingin meninggalkan desa yang menakutkan itu dan segera meminta bantuan.
Begitu Joe mencapai kantor telegraf terdekat, dia melaporkan kerjadian tersebut dan dia bersikeras Polisi Berkuda (RCMP) harus segera meluncurkan penyelidikan resmi.
Dalam perjalanan ke desa, RCMP melihat sebuah gubuk milik pemburu lain bernama Armand Laurent dan kedua putranya. Saat dimintai keterangan, mereka mengaku melihat benda silinder besar yang berubah bentuk menjadi peluru sebelum menuju ke arah Danau Anjikuni.
Laporan yang belum dikonfirmasi juga menyatakan bahwa ketika RCMP benar-benar mencapai desa tersebut, mereka menemukan bahwa setiap kuburan yang mereka temukan telah digali dan dikosongkan. Batu nisan telah ditumpuk dengan rapi di kedua sisi kuburan, hal itu menyingkirkan hewan buas sebagai biang keladi kejadian misterius tersebut.
RCMP melakukan penyelidikan yang intens dan menyeluruh tetapi tidak dapat menghasilkan satu alasan yang dapat dipercaya tentang apa yang telah terjadi. Hasil investigasi mereka hanya menimbulkan lebih banyak pertanyaan yang memperdalam misteri.
Mereka menyimpulkan bahwa suku Inuit di desa tersebut telah hilang sekitar 8 minggu sebelum kedatangan Joe. Dengan kesimpulan itu, banyak pertanyaan yang muncul seperti, mengapa anjing-anjing yang ditemukan mati kelaparan itu ditinggalkan begitu saja padahal anjing-anjing tersebut adalah bagian penting bagi suku Inuit secara keseluruhan.
Tampaknya tidak dapat dibayangkan bahwa mereka dengan sengaja menyebabkan kerusakan dan membiarkan anjing mereka mati. Dan jika mereka hilang selama dua bulan, siapa yang menyalakan api yang menurut Joe membara?
Peristiwa ini adalah satu kasus hilang massal, seperti halnya kasus Roanoke Colony, yang kemungkinan besar tidak akan pernah terpecahkan.
**
Referensi:
https://allthatsinteresting.com/
https://paranorms.com/
https://www.britannica.com/
