Konten dari Pengguna

Mengenal ASEAN, Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ASEAN Emblem. Dok: Laman ASEAN
zoom-in-whitePerbesar
ASEAN Emblem. Dok: Laman ASEAN

Jika berbicara tentang perhimpunan antar bangsa-bangsa, Asia Tenggara juga memiliki sebuah perhimpunan bangsa-bangsa yang cukup terkenal. Perhimpunan bangsa-bangsa yang ada di Asia Tenggara tersebut bernama ASEAN. ASEAN yang memiliki kepanjangan Association of Southeast Asian Nations ini pada awalnya berdiri pada tanggal 8 Agustus 1967 oleh lima negara di Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand. Oleh sebab itu, hari ini, 8 Agustus merupakan hari yang bertepatan dengan berdirinya ASEAN 53 tahun yang lalu.

Pengesahan berdirinya ASEAN tersebut dilakukan di Bangkok oleh lima perwakilan negara yang menjadi founding father dari ASEAN. Penandatanganannya tersebut termuat dalam Deklarasi Bangkok atau yang juga disebut sebagai Deklarasi ASEAN. Hingga kini, ASEAN memiliki sepuluh anggota yaitu, Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Brunei Darussalam bergabung dengan ASEAN pada 7 Januari 1984, Vietnam pada 28 Juli 1995, Laos serta Myanmar pada 23 Juli 1997, dan yang terakhir adalah Kamboja pada 30 April 1999.

Bendera ASEAN beserta penjelasan gambarnya. Dok: Laman Sekretariat Nasional ASEAN Indonesia

Moto dari ASEAN adalah “One Vision, One Identity, One Community”. Selain itu, para anggota ASEAN juga harus mematuhi prinsip fundamental ASEAN yang tertuang dalam Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC) pada tahun 1976.

Fundamental Principles

1. Mutual respect for the independence, sovereignty, equality, territorial integrity, and national identity of all nations;

2. The right of every State to lead its national existence free from external interference, subversion or coercion;

3. Non-interference in the internal affairs of one another;

4. Settlement of differences or disputes by peaceful manner;

5. Renunciation of the threat or use of force; and

6. Effective cooperation among themselves.

Selain memiliki prinsip fundamental, ASEAN juga memiliki kerangka kerja dan kelembagaan yang bernama Piagam ASEAN. Piagam ASEAN ini ditandatangani pada tanggal 20 November 2007 di Singapura pada KTT ke-13 ASEAN dan mulai efektif berlaku pada 15 Desember 2008. Selanjutnya, Kepemimpinan ASEAN secara bergilir tiap tahun akan berubah berdasarkan pasal 31 Piagam ASEAN. Ketika suatu negara menjadi ketua, maka negara tersebut akan bertanggungjawab terhadap penyelenggaraan ASEAN Summit atau KTT (Konferensi Tingkat Tinggi), Dewan Koordinasi ASEAN, tiga Dewan Komunitas ASEAN, Badan-badan Kementerian Sektoral ASEAN yang relevan dan pejabat senior, serta Komite Wakil Tetap. Seperti misalnya pada tahun 2020 ini, ketua dari ASEAN adalah Vietnam, maka tanggung jawab untuk pelaksanaan KTT dipegang oleh Vietnam.

Lim Jock Hoi - Sekretaris Jendral ASEAN Periode 2008 - 2022. Dok: Laman ASEAN

Berbeda dari ketua ASEAN, ASEAN juga memiliki sosok sekretaris jendral. Sekretaris jendral ini diangkat oleh KTT dan menjabat selama lima tahun. Sekretaris Jendral yang saat ini menjabat adalah Lim Jock Hoi dari Brunei Darussalam. Sedangkan untuk Sekretariat ASEAN, yang berfungsi sebagai memberikan efisiensi yang lebih besar dalam koordinasi organ-organ ASEAN dan untuk pelaksanaan proyek dan kegiatan ASEAN yang lebih efektif terletak di Jalan Sisingamangaraja Nomor 70A, Jakarta Selatan, Indonesia. Sekretariat ASEAN ini telah diresmikan sejak tahun 1981 oleh Presiden Indonesia saat itu, H.E. Soeharto.

Pembangunan Gedung Sekretariat ASEAN (ASEC) yg baru Dok: Twitter/Kemlu_RI

ASEAN juga memiliki sebuah himne yang bernama “The ASEAN Way”. Lagu tersebut diciptakan oleh orang berkebangsaan Thailand, yaitu Payom Valaiphatchra dan musiknya oleh Kittikhun Sodpraset dan Sampow Triudom. Lagu tersebut merupakan lagu yang diambil dari kompetisi pada tahun 2008 yang diikuti oleh peserta dari negara-negara anggota ASEAN.

video youtube embed

Sumber:

- Laman ASEAN

- Laman Sekretariat ASEAN