Konten dari Pengguna

Pablo Picasso : Maestro Seni Lukis ‘Kubisme’

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pablo Picasso, pelukis aliran kubisme (Foto: art-sheep.com)
zoom-in-whitePerbesar
Pablo Picasso, pelukis aliran kubisme (Foto: art-sheep.com)

Pablo Ruiz Y Picasso atau sapaan akrabnya Pablo Picasso yang lahir pada 25 Oktober 1881 di kota Malaga, Spanyol, ini merupakan seniman pelukis aliran kubisme yang terkenal dan melegenda. Aliran kubisme adalah suatu aliran dalam seni rupa yang bertitik tolak dari penyederhanaan bentuk-bentuk alam secara geometris (berkotak-kotak). Pada tahun 1909 berkembang aliran kubisme analisis yang mengembangkan konsep dimensi empat dalam seni lukis dan dimengerti sebagai konsep dimensi ruang dan waktu dalam lukisan.

Picasso dibesarkan oleh seorang ayah yang juga seorang seniman dan guru kesenian karena dibesarkan di tengah lingkungan seorang seniman, Picasso menjadi orang yang penuh dengan imajinasi. Karyanya menggambarkan berbagai macam imajinasinya yang dipadukan vitalitas dan kepekaannya terhadap dunia luar, sehingga tidak mengherankan jika hampir semua lukisan Piccaso merupakan karya yang sarat akan makna.

Picasso adalah salah tokoh sentral dalam perkembangan “Kubisme,” aliran ini kemudian menjadi terkenal karena kejeniusannya serta kemampuan tekniknya dalam merepresentasikan imajinasinya. Picasso diakui selaku tokoh utama dalam seni modern dan salah seorang yang paling suka kepada hal-hal baru dari semua seniman di sepanjang jaman. Kemampuannya dalam melukisan gambar realistis dianggap ‘sempurna’.

Selama kehidupannya selaku seniman yang luar biasa panjang itu –sekitar masa waktu tiga perempat abad– dia sudah mencipta lebih dari 20.000 hasil seni yang terpisah-pisah satu sama lain, rata-rata lebih dari 5 karya. Sebagian terbesar dari waktu itu, karyanya selalu berdiri paling depan dalam hal harga tinggi, karena itu Picasso menjadi orang yang amat kaya raya. Dia meninggal dunia di kota Mougins, Perancis, tahun 1973.

Kendati sebutan utamanya seorang pelukis, dia juga banyak melakukan karya pahat. Tambahan lagi, dia perancang panggung ballet; dia bergumul dengan seni bikin pot, meninggalkan sejumlah besar karya lithografi, lukisan melalui garis-garis dengan menggunakan pensil atau kapur tulis dari banyak cabang seni lainnya.

Sebagai seorang seniman Picasso mampu menampilkan ruang luas dari pelbagai gaya yang mencengangkan. Dengan aliran Kubisme yang ia besut dan dalami ia mampu mampu menjadi pelopor aliran ini pada abad 20, tentunya dengan karya yang dihargai amat tinggi dalam dunia seni dunia. Tak ayal para kritikus seni kontemporer mengamininya dengan mengatakan bahwa pengaruh Picasso akan tetap punya bobot penting sampai kapanpun.