Konten dari Pengguna

Pertempuran Bulge: Pertempuran Terbesar Perang Dunia II

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang tentara Amerika mengawal seorang awak Jerman dari tanknya yang hancur pada Pertempuran Bulge. | Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Seorang tentara Amerika mengawal seorang awak Jerman dari tanknya yang hancur pada Pertempuran Bulge. | Wikimedia Commons

Pertempuran Bulge yang terjadi di wilayah pegunungan di Belgia bagian tenggara, merupakan pertempuran terbesar sepanjang Perang Dunia II yang dialami oleh pasukan Amerika Serikat (AS). Dalam hal ini pihak Sekutu Barat, melawan tentara Jerman di front Eropa Barat.

Dalam Pertempuran Belge, Sekutu Barat menjadi pihak yang defensif, sedangkan pihak Jerman menjadi pihak yang ofensif dan ini menjadi yang terakhir dilakukan dalam Perang Dunia II. Setelah pertempuran sengit ini hingga Jerman menyerah akhirnya menyerah pada Sekutu pada bulan Mei 1945, Jerman diketahui tidak pernah lagi memegang inisiatif serangan terhadap lawan-lawannya.

Pasukan militer Jerman ketika Pertempuran Bulge. | Wikimedia Commons

Sejak dilakukannya pendaratan pasukan dari Sekutu Barat di Normandia pada bulan Juni 1944, Jerman selalu dalam posisi defensif. Begitu pula ketika pertempuran di Arnhem, walaupun pada akhirnya pasukan Jerman berhasil memukul mundur pasukan Sekutu Barat pada suatu operasi militer yang bernama Market Garden.

Pertempuran Bulge bisa disebut sebagai suatu kampanye perlawanan yang dilakukan Jerman yang diluncurkan di wilayah Ardennes, Wallonia di Belgia, Perancis, dan Luxembourg pada Front Barat menjelang akhir Perang Dunia II di Eropa.

Pertempuran Bulge dianggap sebagai pertempuran paling berdarah dan terbesar yang melibatkan Amerika Serikat pada Perang Dunia II. Hal tersebut tak lain karena pihak pasukan Amerika Serikat menurunkan kira-kira 610.000 pasukan dalam pertempuran tersebut dengan 89.000 di antaranya menjadi korban, termasuk lebih dari 19.000 orang kehilangan nyawa.

Pasukan militer Amerika Serikat dalam Pertempuran Bulge. | Wikimedia Commons

Sedangkan untuk pihak lawan, Jerman, mereka mengerahkan kira-kira 200.000 pasukan pada pertempuran di Belgia tersebut dan 68.000 jiwa di antaranya menjadi korban hilangnya nyawa, hilang dan mengalami luka-luka.

Pada tanggal 16 Desember 1944, pada saat musim dingin tentara Jerman melancarkan serangan balasan yang dimaksudkan untuk memotong pasukan Sekutu Barat dengan cara mengubah gelombang perang yang diyakini menguntungkan Hitler saat itu. Keberanian dan perjuangan Tentara Amerika benar-benar diuji dalam pertempuran tersebut. Namun demikian, pada ahkirnya pihak Sekutu Barat berhasil memenangkan pertempuran tersebut.

video youtube embed

***

Referensi: