Konten dari Pengguna

Raja Tutankhamun dan Kutukan Makam Firaun

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi topeng Raja Tutankhamun (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi topeng Raja Tutankhamun (Foto: Wikimedia Commons)

Terlepas dari fakta-fakta sejarah bahwa Tutankhamun merupakan salah satu raja Mesir yang tidak memiliki banyak kontribusi pada perubahan peradaban Mesir selama masa pemerintahannya, makam megah milik raja Tutankhamun memberikan informasi paling lengkap tentang sosok Firaun, karena kondisinya yang paling utuh di antara makam sejenisnya.

Makam megah itu memberikan ketenaran luar biasa pada Tutankhamun setelah penemuannya pada 1922, dan 1970-an. Ketika banyak dari isi makamnya dipamerkan di Inggris dan Amerika, dunia menyebut bahwa Tutankhamun sebagai perlambangan Firaun masa kini, yang mengilhami banyak cerita dan film tentang kehidupan raja Mesir.

Arkeolog Inggris, Howard Carter, melakukan penelitian selama satu dasawarsa di Volley of the King untuk menemukan jalan masuk ke dalam makam, yang tidak pernah tersentuh selama lebih dari 3000 tahun karena tertutup oleh reruntuhan makam didekatnya.

Di dalam makam Tutankhamun, Howard Carter menemukan lebih dari 5.000 jenis harta, yang disimpan di dalam tiga ruangan berbeda. Ia menemukan banyak persenjataan, permaianan, pakaian, mebel, anggur, mahkota, dan kereta kuda yang belum disusun, yang seluruhnya dilapisi oleh emas, permata, dan perhiasan lainnya.

Tomb of Tutankhamun di Lembah Para Raja, Luxor, Mesir. (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Tomb of Tutankhamun di Lembah Para Raja, Luxor, Mesir. (Foto: Wikimedia Commons)

Sementara itu, di dalam ruang pemakaman ditemukan sarkofagus kwarsit yang diukir dengan sangat baik. Sarkofagus itu diisi oleh tiga peti mati penuh ornamen, bagian terdalam yang terbuat dari emas murni digunakan sebagai tempat menyimpan jasad Tutankhamun. Jasadnya dihiasi oleh penutup kepala penuh permata, lempengan emas, dan banyak perhiasan lainnya.

Orang-orang Mesir percaya bahwa para Firaun meletakan kutukan di setiap makam mereka untuk melindungi harta-hartanya dari para penjarah.

Sebuah pepatah Mesir mengatakan: “Maut tiba dengan sayapnya kepada orang yang memasuki makam Firaun”. Begitulah cara masyarakat Mesir untuk tetap menjaga keutuhan makam Firaun.

Berbagai keganjilan memang bermunculan setelah penemuan makam Tutankhamun tersebut. Banyak masyarakat yang percaya bahwa itu adalah kutukan para Firaun, namun tidak sedikit juga yang tidak mempercayai hal itu. Kejadian pertama menimpa Howard Carter, burung kenari peliharaannya dimakan ular gurun yang berbisa secara tiba-tiba.

Kejadian lainnya menimpa Lord Carnarvon, penyandang dana eksepdisi Howard Carter, meninggal hanya beberapa bulan setelah memasuki makam itu. Bahkan pada saat kematiannya, listrik di seluruh Kairo padam, dan di Inggris anjing kesayangannya melolong kemudian mati.

Setelah diselidiki, kematian Carnarvon terjadi akibat gigitan nyamuk di pipi kirinya, yang berkembang menjadi pneumonia. Peristiwa kematian itu tampak lebih aneh ketika beberapa tahun kemudian mumi Tutankhamun dibuka, dan ada luka di tempat yang sama dengan Carnarvon.

Akhirnya, Howrd Carter menghadapi berbagai masalah dengan para pejabat Mesir yang mulai keberatan dengan penelitiannya. Akhirnya makam Tutankhamun ditutup kembali atas instruksi pemerintah. Namun kembali dibuka sekitar tahun 1970-an untuk dilakukan penelitian lain.

Hingga akhir hayatnya, Howard Carter tidak percaya pada semua omongan mengenai kutukan Firaun tersebut. Mungkin itulah yang membuat Carter sangat berani untuk menembus makam terkutuk tersebut, dan menemukan banyak informasi untuk kepentingan dunia.

Raja Tutankhamun dan Kutukan Makam Firaun (2)
zoom-in-whitePerbesar

Foto: commons.wikimedia.org

Sumber: Krall, Sarah. 2008. 100 Tokoh Legendaris yang Berpengaruh di Dalam Sejarah Dunia. Tanggerang: Karisma