Samuel Finley Breese Morse : Sang Penemu Saluran Telegraf dan ‘Kode Morse’-nya

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat
Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Morse memproduksi telegraf listrik pertama yang berguna pada 1835
Pria dengan nama lengkap Samuel Finley Breese Morse lahir pada , 27 April 1791 di Charlestown, Massachusetts, Amerika Serikat. Morse selain seroang penemu juga seorang pelukis, penemuannya yang paling terkenal adalah telegraf listrik.
Sejak usianya empat tahun, Morse sudah tertarik dengan dunia menggambar. Saat menginjak 14 tahun, ia mencoba mengumpulkan uang saku dengan cara menggambar wajah teman-temannya dan orang-orang di kota tersebut.
Setelah dewasa Morse meneruskan studinya di Yale College, meski dimasa depan ia menjadi ilmuan penemu, tetapi perjalananya ia lalui dengan cukup sulit. Awalnya Morse berniat untuk menjadi seorang pelukis saja, namun ayah dan ibunya khawatir apabila ia tidak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya dengan menjadi seorang pelukis. Sehingga, mereka menyuruhnya untuk menjadi penjual buku.
Akhirnya, Morse bekerja sebagai penjual buku, tetapi pada malam harinya dia tetap saja melukis. Ketekunannya akan dunia lukis akhirnya membuat orang tuanya mengumpulkan uang untuk menyekolahkan Morse di sebuah sekolah seni di London, yaitu Royal Academy London. Meski melukis adalah passionnya tetapi ia banyak ditergur guru karena kelalaiannya dalam mengerjakan tugas. Sampai ia mencoba membuat model patung Herkules yang terbuat dari tanah liat di kelas, Gurunya yang menyukai karya Morse, lalu kemudian karyanya ini di ikutsertakan dalam lomba, dan berhasil meraih emas.
Pada 1818, Morse memutuskan untuk menikah dan kemudian memiliki dua orang putra serta seorang putri. Walau mendapat emas dalam beberapa perlombaan seni, kenyataannya tidak seorang pun yang mau membeli lukisannya saat itu, oleh karenanya Morse mengalami kesusahan hidup, malangnya lagi pada 1825, istrinya meninggal akibat serangan jantung.
Setelah itu, Morse dan beberapa orang pelukis lainnya mencoba mendirikan National Academy dan ia pun menjadi presidennya yang pertama. Ia bekerja sebagai pelukis dari pukul tujuh pagi hingga tengah malam. Ia berhasil terpilih sebagai pelukis di ruangan bundar di Capitol, Amerika.
Pada Oktober 1832, Morse dan keluarganya berlayar pulang kembali dari Eropa dengan kapal bernama Sully.
Idenya untuk membuat telegraf listrik muncul ketika ia melihat seorang penumpang di kapal yang sedang ditumpanginya memperagakan elektromagnet.
Pada 1835, Morse berhasil menciptakan model telegraf pertamanya, yang dioperasikan di gedung Universitas New York, tempat ia mengajar seni. Karena Morse tidak memiliki dana untuk mengembangkan penemuannya, ia membuat model tersebut dari bahan-bahan kasar seperti penyangga kanvas tua sebagai penyangga, baterai buatan sendiri, dan jam tua untuk menggerakkan kertas yang garis dan titik akan direkamkan.
Morse memproduksi telegraf listrik pertama yang berguna pada 1835. Selanjutnya pada 1843 ia memperoleh 30.000 dolar Amerika dari Kongres untuk jalur eksperimen dari Washington, D.C. ke Baltimore dan pada 24 Mei 1844 ia mengirimkan pesan pertama melalui telegrafi Amerika, dari Washington ke Baltimore, dengan kode Morse: "What hath God wrought” yang artinya "Apakah yang telah Tuhan tulis?"
Morse kemudian mengajukan hak paten untuk telegraf barunya pada 1837, yang diberi penjelasan termasuk sebuah sandi yang terdiri dari titik dan garis untuk mewakili angka-angka, sebuah kamus untuk mengubah angka-angka tersebut menjadi kata-kata, dan seperangkat jenis gigi gergaji untuk mengirim sinyal
Saluran telegraf yang ia temukan bahkan sampai usianya 80 tahun dipasang di seluruh bagian dunia termasuk kabel-kabel bawah laut. Pada ulang tahunnya yang ke delapan puluh. Sebuah patung dirinya diresmikan di Central Park, New York sebagai penghargaan atas jasa-jasanya. Setahun setelah itu ia meninggal.
