Ketua MPR: Sistem Pendidikan Harus Sesuai dengan Perkembangan Zaman

Presiden Joko Widodo membatalkan Permen No. 23 Tahun 2017 yang dibuat Kemendikbud terkait kebijakan sekolah lima hari. Jokowi akan menata ulang regulasinya dan menerbitkan Peraturan Presiden yang berisi aspirasi masyarakat terkait kebijakan itu.
Mengomentari hal tersebut, Ketua MPR Zulkfli Hasan mengatakan sistem pendidikan yang ditanamkan oleh leluhur sejak dulu harus berkembang sesuai dengan kemajuan zaman. Ketua Umum PAN itu setuju Permendikbud disempurnakan.
"Kalau mau (pendidikan) karakter bangsa kan bagus. Gini ya, pendidikan itu teramat penting, coba pikir dulu Bung Karno meletakkan dasar-dasar kita menjadi seperti ini," ujar Zulkifli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (20/6).
[Baca juga: Jokowi Batalkan Permendikbud Full Day School, Diganti Perpres]
"Harus disesuaikan dengan perkembangan zaman. Kalau belum sempurna sempurnakan. Agar efisien, efektif pendidikan itu," imbuh dia.
Zulkifli mencontohkan pelaksanaan pendidikan kreatif di sejumlah sekolah di luar negeri, yang bisa menjadi inspirasi bagi penerapan sistem pendidikan di Indonesia.
"Pendidikan montessori yang sekarang dikembangkan di Tiongkok. Amerika sekolahnya Bill Gates, sekolahnya enggak ngajar bermain, anak-anaknya beda, pintar-pintar umur tiga tahun sudah bisa baca, enggak diajarin baca, cepat kreatif. Itu bagus, jadi kita harus ikut perkembangan," jelas Zulkfili.
[Baca juga: KPAI Minta Permendikbud Full Day School Dicabut]
"Dulu saya belajar ngaji pakai penggaris panjang, bisa dipukul. Sekarang kan sudah pakai komputer dan handphone, karena memang harus berkembang sesuai perkembangan zaman," imbuh dia.
