Konten dari Pengguna

Profil Gunawan Maryanto, Aktor yang Meninggal Dunia karena Penyakit Jantung

Profil Artis

Profil Artis

Panduan untuk kenal lebih dekat dengan artis idolamu

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Artis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenazah Gunawan Maryanto disemayamkan di Karangmalang, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Kamis (7/10). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jenazah Gunawan Maryanto disemayamkan di Karangmalang, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Kamis (7/10). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Seniman sekaligus aktor, Gunawan Maryanto, meninggal dunia karena serangan jantung di usia 45 tahun pada Rabu (6/10). Kabar duka itu datang dari unggahan Instagram sederet selebriti yang pernah bekerja sama dengan Gunawan.

Kepulangan Gunawan Maryanto untuk selamanya ini meninggalkan isak kesedihan dari sejumlah kawan artis, dari Melanie Subono hingga Asmara Abigail.

Profil Gunawan Maryanto

Seniman, Gunawan Maryanto. Foto: Getty Images

Gunawan Maryanto merupakan seorang aktor yang dikenal sebagai seniman teater dan pelatih akting. Pria asal Yogyakarta, kelahiran 10 April 1976 juga pernah membintangi sejumlah film layar lebar.

Jiwa seniman yang telah mendarah daging membuatnya turut membesarkan sebuah komunitas teater di Bantul, Yogyakarta yang bernama Teater Garasi.

Gunawan Maryanto juga seorang penulis skenario drama, sutradara, penulis karya-karya sastra antara lain puisi, cerpen, dan kritik sastra.

karya-karyanya itu pernah dimuat di berbagai media di Indonesia, antara lain Koran Tempo, Media Indonesia, Kompas, dan lain-lain.

Pria yang kerap disapa Cindil ini memulai karier di dunia perfilman pada 2016. Saat itu, ia berperan sebagai Wiji Thukul dalam film Istirahatlah Kata-Kata.

Seniman, Gunawan Maryanto. Foto: Dok. Istimewa

Melalui film yang disutradarai Yosep Anggi Noen itu, Gunawan Maryanto berhasil membawa pulang penghargaan sebagai aktor pria terbaik dari Usmar Ismail Award 2017.

Berhasil memerankan karakter Wiji Thukul, Anggi Noen kemudian menggandengnya lagi dalam film Hiruk-Pikuk si Al-Kisah sebagai Siman pada 2019.

Mengalahkan Reza Rahardian, Dion Wiyoko, Alqusyairi Radjamuda, Ario Bayu, dan Ibnu Jamil, Gunawan Maryanto memenangkan penghargaan Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2020 sebagai aktor pria terbaik.

Sebagai penulis sastra, Gunawan Maryanto telah meluncurkan karya sastra dalam buku, di antaranya Galigi Kumpulan Cerita Pendek (2007), Perasaan-Perasaan yang Menyusun Sendiri Petualangannya (2008), Sejumlah Perkutut Buat Bapak (2010), Kembang Sepasang (2017), dan Sakuntala Buku Puisi (2018).

Lewat buku puisi berjudul Sejumlah Perkutut Buat Bapak (2010), ia berhasil meraih penghargaan Khatulistiwa Literary Award.

Kemudian, sebagai sutradara theater ia telah memunculkan sejumlah pentas seni, seperti This Republic Need More Semeleh (Wayang Bocor Project, 2011), Catur Kuncoro and Yennu Ariendra (Wayang Bocor Project, 2010), Bocah Bajang (dipentaskan di Jogja, 2009), Oidipus di Kolonus (karya Shopocles, dipentaskan di Jogjakarta, 2008), Penagih Hutang (karya Anton Checkov, 1999), dan masih banyak lagi.